Kompas TV nasional berita kompas tv

Tak Perlu Khawatir Protokol Kesehatan Tetap Berjalan Hingga Jenazah Pasien Corona Dimakamkan

Sabtu, 4 April 2020 | 16:23 WIB
tak-perlu-khawatir-protokol-kesehatan-tetap-berjalan-hingga-jenazah-pasien-corona-dimakamkan
Jenazah warga Jakarta yang sempat terlantar di Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya dibawa ke ruang kamar mayat RSUD Soekardjo Tasikmalaya sampai akhirnya dimakamkan oleh pihak keluarga di kampung halamannya, Selasa (31/3/2020) kemarin. (Sumber: KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA)

JAKARTA, KOMPASTV -  Masyarakat tak perlu khawatir dengan penularan virus corona (Covid-19) dari jenazah pasien yang akan dimakamkan.

Direktur Utama RSI Jakarta-Sukapura Muhammadiyah Covid-19 Command Center, Umi Sjarqiah menjelaskan virus hanya hidup di sel hidup, sehingga jenazah yang telah dikubur tidak menularkan virus corona.

Tak hanya itu, setiap rumah sakit yang menangani pasien positif corona pastinya melakukan standar isolasi yang baik. Hal tersebut juga dilakukan dalam penanganan jenazah pasien corona

Baca Juga: Ini Pemakaman Jenazah Covid-19 Menurut Hukum Syariat Islam

Umi memastikan, sejak meninggal dunia hingga tahap penguburan standar protokol kesehatan tetap dijalankan oleh pihak rumah sakit. Keluarga yang ditinggalkan juga diarahkan untuk mengenakan alat pelindung diri jika ingin melihat jenazah. 

Maka dari itu secara keseluruhan standar protokol kesehatan tetap dijalankan meski pasien sudah meninggal dan hingga tahap penguburan.

"Jadi bapak ibu tidak usah khawatir kalau seluruh hal itu sudah dilakukan, insya Allah aman," ujar Umi dalam konferensi pers di Graha BNPB, Sabtu (4/4/2020).

Editor : Johannes Mangihot

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:31
SEBANYAK 11 PRAJURIT TNI KODIM 1603 SIKKA, NTT, TERKONFIRMASI POSITIF KORONA SETELAH PULANG PENDIDIKAN DARI BALI   BAPPENDA NTB: DALAM SEPEKAN, TERKUMPUL RP 42,16 JUTA DARI DENDA WARGA DAN ASN YANG TAK MENGGUNAKAN MASKER   PEMKAB SLEMAN, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUSUNAWA GEMAWANG UNTUK ISOLASI PASIEN KORONA ASIMTOMATIK    SRI SULTAN HB X MINTA KABUPATEN/KOTA DI DIY TERAPKAN SANKSI SECARA KONSISTEN BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   BUPATI BERAU, KALTIM, H MUHARRAM, MENINGGAL DUNIA SETELAH 13 HARI DIRAWAT KARENA POSITIF KORONA   DINKES SEBUT KASUS COVID-19 DI KARAWANG, JAWA BARAT, DIDOMINASI OLEH KLASTER INDUSTRI   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: TEMPAT TIDUR RS RUJUKAN KORONA DI KOTA TANGERANG SUDAH TERISI LEBIH DARI 73%   PEMPROV BANTEN BERENCANA SIAPKAN 5 HEKTAR LAHAN MAKAM KHUSUS BAGI PASIEN KORONA YANG MENINGGAL   POLRI: 8 HARI OPERASI YUSTISI, DENDA YANG TERKUMPUL DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN MENCAPAI RP 924,17 JUTA   SATGAS COVID-19 MINTA SETIAP PERUSAHAAN RUTIN TES USAP KE KARYAWAN GUNA TEKAN ANGKA PENULARAN KLASTER PERKANTORAN   PP MUHAMMADIYAH MINTA ELITE PARPOL TAK MANFAATKAN PANDEMI KORONA SEBAGAI KOMODITAS POLITIK KEKUASAAN   BAWASLU: 50 KABUPATEN/KOTA PENYELENGGARA PILKADA MASUK KATEGORI RAWAN TINGGI DALAM ASPEK PANDEMI KORONA    BAWASLU MINTA SEMUA PIHAK BERKOMITMEN MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN PADA SETIAP TAHAPAN PILKADA 2020   BAWASLU MINTA PIMPINAN PARPOL IKUT CEGAH KERUMUNAN MASSA PADA RANGKAIAN PILKADA 2020