HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas petang

Gelar Pernikahan Saat Wabah Corona, Kapolsek Kembangan Dicopot

Kamis, 2 April 2020 | 18:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana, mendapat sanksi setelah menggelar pesta pernikahan di sebuah hotel di Jakarta Pusat pada 21 Maret 2020.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menilai bahwa mantan Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat, Kompol Fahrul Sudiana, melanggar aturan soal gaya hidup mewah bagi anggota kepolisian. 

Kompol Fahrul menggelar pesta pernikahan di Hotel Mulia, Jakarta Pusat pada 21 Maret 2020, di tengah pandemi Covid-19. Foto-foto pesta pernikahannya viral di media sosial.

Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana saat ini sudah dimutasi ke bagian analisis kebijakan di Polda Metro Jaya.

Fahrul dimutasi karena dinilai telah melanggar maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona.

Fahrul diketahui menggelar pesta pernikahan di Hotel Mulia Jakarta Pusat pada 21 Maret. 

Foto-foto pernikahannya pun menjadi viral di media sosial.

Larangan pamer kemewahan bagi anggota Polri dan keluarganya tersebut tercantum dalam Surat Telegram Nomor ST,30,XI,HUM.3.4,2019,DIVIPROPAM tertanggal 15 November 2019. 

Surat telegram itu menyebutkan bahwa Polri meminta jajarannya untuk bersikap sederhana. 

Ini sejalan dengan cita-cita mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih. 

Selain itu, Poengky juga mengaku prihatin ada anggota polisi yang melanggar maklumat Kapolri serta imbauan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. 

Hal yang dilanggar adalah imbauan agar tidak berkerumun atau mengadakan kegiatan yang dapat melibatkan banyak orang.
 

Editor : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:37
MENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH SIAPKAN SOP SKENARIO KENORMALAN BARU UNTUK SEJUMLAH SEKTOR USAHA    KEMENAKER MENCATAT ADA 519 PERUSAHAAN YANG BELUM MEMBAYARKAN THR KEAGAMAAN KE KARYAWAN   BPTJ TEGASKAN PENUMPANG PESAWAT KE DKI JAKARTA WAJIB TUNJUKKAN HASIL PCR SERTA SURAT IZIN KELUAR MASUK JABODETABEK    KETUA GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19: TNI-POLRI HADIR DI RUANG PUBLIK BUKAN UNTUK TIMBULKAN KEGADUHAN   MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO BELUM BISA PASTIKAN MAL DI JAKARTA BUKA 5 JUNI 2020   HARGA MINYAK BELUM STABIL, PERTAMINA JAGA PRODUKSI HULU MIGAS   MENAG SEBUT PERIBADATAN DI RUMAH IBADAH AKAN DIBUKA SECARA BERTAHAP DENGAN MENAATI PROTOKOL KENORMALAN BARU   PEMDA YOGYAKARTA PERPANJANG STATUS TANGGAP DARURAT VIRUS KORONA HINGGA 30 JUNI 2020   MENDESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR: 47.030 DESA SUDAH TERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA   MENDESA PDTT: ADA 38 KABUPATEN/KOTA YANG PROGRES PENYALURAN DANA DESANYA MASIH NOL PERSEN   KETUA GUGUS TUGAS COVID-19: PENGERAHAN PERSONEL TNI-POLRI BUKAN UNTUK BUAT MASYARAKAT TAKUT DAN KHAWATIR   KEMENTERIAN LUAR NEGERI: ARAB SAUDI BELUM PUTUSKAN SOAL PELAKSANAAN IBADAH HAJI 2020   SULIT TAMPILKAN WISATA BUDAYA SAAT KENORMALAN BARU, BALI INGIN GENJOT WISATA ALAM   PRESIDEN JOKOWI MINTA PROTOKOL TATANAN NORMAL BARU DISOSIALISASIKAN SECARA MASIF KE MASYARAKAT