HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Tangani Virus Corona, Jokowi Tegaskan Lagi Pusat dan Daerah Harus Satu Visi dan Strategi

Kamis, 2 April 2020 | 14:08 WIB
tangani-virus-corona-jokowi-tegaskan-lagi-pusat-dan-daerah-harus-satu-visi-dan-strategi
Presiden Jokowi Menyampaikan Rilis Pers Terkait Pencegahan Virus Corona (Sumber: KompasTV)

BOGOR, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali mengingatkan bahwa baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus berada dalam satu visi yang sama.

Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas (Ratas) melalui telekonferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis, (2/4/2020).

"Perlu saya tegaskan lagi bahwa mulai dari presiden, menteri, gubernur, bupati, wali kota, sampai kepala desa dan lurah harus satu visi yang sama, satu strategi yang sama, serta satu cara yang sama dalam menyelesaikan persoalan yang kita hadapi sekarang ini (Covid-19)," ujar Jokowi.

Baca Juga: Pembatasan Sosial Berskala Besar Dinilai Sebagai Pilihan Rasional

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat dan menjadikan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebagai opsi yang ditempuh untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Aturan pelaksanaan PSBB tersebut juga telah diterbitkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang memberikan pedoman jelas dalam pelaksanaan hal itu.

"Rujukannya sudah jelas, prosedurnya juga sudah jelas," Jokowi menegaskan.

Editor : Deni Muliya

1
2



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
00:49
KPU PREDIKSI BIAYA PILKADA 2020 MENINGKAT JIKA DIGELAR DI MASA PANDEMI COVID-19   HINDARI KERUMUNAN MASSA, KPAI SARANKAN PELAKSANAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DILAKUKAN SECARA DARING   KETUA KOMISI X DPR SYAIFUL HUDA TOLAK WACANA PEMBUKAAN SEKOLAH DI ZONA MERAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   WALI KOTA BEKASI IZINKAN WARGA YANG TINGGAL DI ZONA HIJAU COVID-19 SHALAT JUMAT DI MASJID MULAI PEKAN DEPAN   PEMKOT JAKARTA BARAT FUNGSIKAN MASJID KH HASYIM ASYARI UNTUK ISOLASI PEMUDIK YANG BALIK KE JAKARTA   YLKI TOLAK RENCANA PEMBUKAAN MAL DI DKI JAKARTA PADA 5 JUNI 2020   PSBB DIPERPANJANG, PEMKOT BOGOR PERKETAT PROTOKOL KESEHATAN DAN ARUS KELUAR MASUK   POLDA SUMATERA BARAT SIAPKAN 6.000 PERSONEL UNTUK DUKUNG KEBIJAKAN KENORMALAN BARU   MENTERI PUPR MINTA BADAN PENGEMBANGAN SDM SIAPKAN MODUL “E-LEARNING” DI ERA KENORMALAN BARU   TIDAK PERPANJANG PSBB, PEMKOT MALANG SIAPKAN SKEMA KENORMALAN BARU   PEMKOT SOLO PERPANJANG STATUS KEJADIAN LUAR BIASA VIRUS KORONA HINGGA 7 JUNI 2020   GUBERNUR JATENG AKAN BERI MODAL DAN PELATIHAN KERJA UNTUK WARGA YANG TAK KEMBALI KE JAKARTA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO LARANG WARGA YANG TERLANJUR MUDIK UNTUK KEMBALI KE JAKARTA   GUGUS TUGAS COVID-19: WARGA YANG AKAN KEMBALI KE JAKARTA HARUS UNDUH APLIKASI BERSATU LAWAN COVID (BLC)