Kompas TV nasional berita kompas tv

Jadi RS Darurat, Begini Cara Wisma Atlet Merawat Pasien Corona

Rabu, 1 April 2020 | 20:49 WIB

KOMPAS.TV - Perawatan terhadap pasien corona di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran dilakukan dengan minim tatap muka.

Pasien dengan keluhan ringan hingga sedang melakukan isolasi mandiri dengan pantauan perawat dan dokter melalui video call.

Baca Juga: Pasien ODP Wisma Atlet Lakukan Komunikasi Dokter dan Perawat Via Video Call

RSD Wisma Atlet Kemayoran terus menerima pasien positif corona, pasien dalam pengawasan atau PDP, dan orang dalam pemantauan atau ODP.

Tak semua pasien corona bisa dirawat di sini. Hanya pasien dengan keluhan sakit ringan hingga sedang yang dikarantina di Wisma Atlet. Selain itu, pasien juga tidak memiliki riwayat penyakit bawaan.

Kriteria tersebut bukan tanpa alasan. Selama berada di Wisma Atlet, pasien akan menjalani isolasi mandiri. Artinya, semua aktivitas dilakukan sendiri.

Baca Juga: Minta ODP dan PDP Angkat Kaki, Ketua RT di Mimika Ancam Bakar Wisma Atlet

Dalam isolasi mandiri ini pasien tetap berkomunikasi dengan perawat di setiap lantai yang selalu siaga 24 jam.

Namun, komunikasinya tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui aplikasi di ponsel serta WhatsApp grup per lantai perawatan.

Saat baru masuk, pasien akan langsung diminta mengunduh aplikasi kesehatan untuk self-assessment.

Setelah melihat data kesehatan pasien melalui aplikasi, perawat dan dokter akan memantau pasien melalui video call.

Jika keluhan semakin berat, pasien diminta untuk menghubungi perawat untuk kemudian dipanggilkan dokter spesialis terkait keluhan.

Selanjutnya, dokter dan perawat akan melakukan pemeriksaan terhadap pasien di ruang khusus pemeriksaan yang sudah disiapkan di tiap lantai perawatan Wisma Atlet Kemayoran.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Minta Warga Tak Tolak Pemakaman Pasien Corona

Editor : Christandi Dimas



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Perempuan Dan Rempah Sumsel

Kamis, 29 Oktober 2020 | 02:22 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
03:35
PERINGATI SUMPAH PEMUDA, MENKEU SRI MULYANI MINTA GENERASI MUDA BAHU-MEMBAHU BANGUN BANGSA   WALI KOTA SURABAYA TRI RISMAHARINI BERHARAP PEMUDA PERERAT KEBERSAMAAN DAN LAWAN KEMISKINAN   WALI KOTA BOGOR MINTA ASN YANG KE LUAR KOTA SELAMA LIBUR PANJANG LAKUKAN TES USAP DAN KARANTINA MANDIRI   BPOM PASTIKAN VAKSIN COVID-19 AMAN SEBELUM BERI IZIN EDAR   KLHK: PENATAAN SARANA DAN PRASARANA WISATA DI PULAU RINCA TETAP PATUHI KAIDAH KONSERVASI   KPAI MINTA DISDIK TINDAK TEGAS GURU DI DKI JAKARTA YANG AJAK SISWA PILIH KETUA OSIS SEAGAMA   MEGAWATI SOEKARNOPUTRI MENGAKU KESAL ISU PKI DIGUNAKAN UNTUK MEMBOHONGI RAKYAT   MEGAWATI SOEKARNOPUTRI: ZAMAN GINI MASIH NGOMONGIN PKI, BUKTIKAN DONG   POLRI IMBAU MASYARAKAT TETAP DI RUMAH SELAMA LIBUR PANJANG UNTUK CEGAH PENULARAN COVID-19   DANIEL MANANTA: KSP DIBERI SEPEDA KARENA MENDUKUNG PRODUK DALAM NEGERI, JANGAN JADI POLEMIK   MOELDOKO: DIREKTUR GRATIFIKASI KPK SYARIF HIDAYAT MENYATAKAN PEMBERIAN KEPADA LEMBAGA TIDAK MASUK GRATIFIKASI   MOELDOKO MENGAKU SUDAH BERKONSULTASI DENGAN KPK PERIHAL SEPEDA LIPAT DARI DANIEL MANANTA   MOELDOKO: SEPEDA DARI DANIEL MANANTA DIBERIKAN UNTUK PERAYAAN KEGIATAN HARI SUMPAH PEMUDA YANG DIGELAR OLEH KSP   KEPALA STAF KEPRESIDENAN MOELDOKO KLARIFIKASI SEPEDA LIPAT DARI DANIEL MANANTA BUKAN UNTUK PRESIDEN JOKOWI