Kompas TV nasional berita kompas tv

Pembatasan Sosial Berskala Besar Dinilai Sebagai Pilihan Rasional

Rabu, 1 April 2020 | 17:49 WIB
pembatasan-sosial-berskala-besar-dinilai-sebagai-pilihan-rasional
Deputi IV Kantor Staf Presiden, Juri Ardiantoro, saat konferensi pers di Graha Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (1/4/2020). (Sumber: Dok BNPB)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menjadi pilihan rasional dalam percepatan penanganan virus corona atau Covid-19.

Kebijakan ini tidak terlepas dari karakteristik bangsa Indonesia, seperti dari aspek demografi dan geografi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Digugat Warga karena Dianggap Lalai Antisipasi Wabah Covid-19

Hal itu diungkapkan Deputi IV Kantor Staf Presiden, Juri Ardiantoro, saat konferensi pers di Graha Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Juri menyampaikan bahwa kebijakan tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. 

“Kebijakan (PSBB) diterbitkan sebagai pilihan paling rasional karena pertimbangan yang telah diputuskan Presiden Joko Widodo,” kata Juri.

Di samping pertimbangan terkait dengan karater wilayah sebagai negara kepulauan dan banyaknya jumlah penduduk, lanjut Juri, kepentingan pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat  juga dipertimbangkan dalam pengambilan kebijakan tersebut. 

Penulis : Deni Muliya




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:45
NOVAK DJOKOVIC PEGANG REKOR SEBAGAI PETENIS NOMOR 1 DUNIA TERLAMA SELAMA 311 PEKAN   PRESIDEN SURIAH BASHAR AL-ASSAD DAN ISTRINYA POSITIF TERINFEKSI COVID-19   VIETNAM MULAI PROGRAM VAKSINASI MASSAL COVID-19   PENEMPATAN PULUHAN RIBU TENTARA AS DI KOREA SELATAN GUNA BERTAHAN DARI AGRESI KOREA UTARA   KOREA SELATAN SEPAKAT BAYAR ONGKOS PENEMPATAN 28.500 ANGGOTA PASUKAN AS DI NEGARANYA SEBESAR RP 71,8 T PER TAHUN   PEMKAB SLEMAN, DIY, GELAR VAKSINASI COVID-19 SECARA MASSAL DI MAL AGAR PESERTA TIDAK TAKUT   KOMNAS KEJADIAN IKUTAN PASCA-IMUNISASI: INFORMASI SOAL 4 NAKES MENINGGAL AKIBAT DIVAKSIN COVID-19 ADALAH HOAKS   SEBANYAK 240 TOKOH AGAMA DI TANGERANG SELATAN TELAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19 DOSIS PERTAMA   MULAI SELASA PAGI, ASN DI JAKARTA BARAT TERIMA VAKSIN COVID-19   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL INGIN PINJAM GEDUNG KAMPUS IPB SEBAGAI LOKASI VAKSINASI COVID-19 BAGI MASYARAKAT   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL TARGETKAN 6 JUTA DOSIS VAKSIN KORONA TERPAKAI HINGGA JUNI MENDATANG   PT BIO FARMA TUNGGU ARAHAN KEMENKES UNTUK PENYALURAN 1,1 JUTA VAKSIN ASTRAZENECA   MENLU RETNO MARSUDI: 1,1 JUTA VAKSIN ASTRAZENECA DIDAPATKAN DARI JALUR MULTILATERAL   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: 4 PASIEN YANG TERPAPAR VIRUS KORONA B117 SUDAH SEMBUH