Kompas TV klik360 cerita indonesia

300 Siswa Setukpa di Sukabumi Terpapar Virus Corona Isolasi Mandiri

Rabu, 1 April 2020 | 17:42 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.TV - Brigjen Pol Musyafak, Kapusdokkes Mabes Polri mengatakan 300 siswa Setukpa di Sukabumi yang hasil rapid testnya positif virus Corona menjalani isolasi mandiri. 

Mereka mendapatkan asupan vitamin melalui injeksi dan dinyatakan dalam kondisi yang sehat meskipun berstatus ODP atau Orang Dalam Pemantauan.

Baca Juga: Hasil Rapid Test, 300 Siswa Setukpa di Sukabumi Positif Corona

Mabes polri menjamin tak ada masyarakat sekitar Setukpa yang akan terjangkit dan meminta warga sekitar sekolah Kepolisian Setukpa Polri di kota Sukabumi agar tidak panik dan tenang.

Sebelumnya, Mabes Polri memeriksa kondisi 300 siswa polisi yang melakukan isolasi mandiri pasca 7 siswa polisi dinyatakan positif setelah melakukan rapid test.

Para siswa yang melakukan isolasi mandiri pun telah mendapatkan penanganan kesehatan maksimal.

Sementara itu, semua siswa dinyatakan sehat dan masih melakukan isolasi mandiri di Setukpa Polri kota Sukabumi.

Mabes Polri menurunkan tim khusus yang terdiri dari Asisten SDM Polri, Kapusdokes Mabes Polri, Kepala Biro Psikologi Mabes Polri dan Kepala Biro Penerangan masyarakat melakukan pengecekan terhadap kondisi 300 siswa secapa yang melakukan isolasi mandiri di Setukpa polri, kecamatan Gunung Puyuh, kota Sukabumi.

Dalam keterangan pers-nya, Brigjen Pol Argo Yuwono menegaskan bahwa dari 1.550 siswa Setukpa, ada 300 siswa yang menjalani rapid tes dan semuanya positif.

Sementara 1.250 siswa lainnya aman dan sudah menjalani cuti serta kembali ke daerah masing-masing. Namun, mereka diwajibkan menjalani isolasi mandiri di Sekolah Polisi Nasional (SPN) Polda daerahnya dengan pengawasan selama 14 hari ke depan.

Kejadian ini berawal ketika ada satu siswa yang terkena demam berdarah dan kemudian ada 9 siswa yang hasil rapid tes nya positif mengalami demam dan langsung di rujuk, 7 siswa ke rumah sakit Polri Kramat Jati dan 2 siswa di Rumah Sakit Brimob.

Baca Juga: Dianggap Lalai Antisipasi Corona, Presiden Jokowi Resmi Digugat!

Penulis : Sadryna Evanalia


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Peristiwa

Banjir Merendam 4 Kecamatan di Bekasi

Minggu, 24 Januari 2021 | 12:03 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:10
POLISI RUSIA TANGKAP 3.400 ORANG DALAM AKSI PROTES NASIONAL MENUNTUT PEMBEBASAN PEMIMPIN OPOSISI ALEXEI NAVALNY   TINGGI MUKA AIR DI PINTU AIR PASAR IKAN, JAKARTA UTARA, BERSTATUS SIAGA II BANJIR PADA MINGGU PAGI   BMKG: SEBAGIAN BESAR WILAYAH JAKARTA HUJAN DENGAN INTENSITAS RINGAN DAN SEDANG PADA MINGGU PAGI   BNPB MENCATAT SEBANYAK 197 BENCANA TERJADI DI INDONESIA SEJAK 1 HINGGA 23 JANUARI 2021   PEMERINTAH PERPANJANG PROGRAM STIMULUS TARIF LISTRIK BAGI GOLONGAN RUMAH TANGGA 450 DAN 900 VA HINGGA MARET 2021   ERICK THOHIR MENGGANTIKAN WIMBOH SANTOSO, KETUA OJK YANG MENJABAT KETUA UMUM MES PERIODE 2017-2020   MENTERI BUMN ERICK THOHIR TERPILIH SEBAGAI KETUA UMUM MASYARAKAT EKONOMI SYARIAH (MES) PERIODE 2021-2024   ISTANA KEPRESIDENAN TERIMA SURAT PERSETUJUAN DPR SOAL PENGANGKATAN KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SEBAGAI KAPOLRI   HARI INI, PRESIDEN MESIR LUNCURKAN KAMPANYE VAKSINASI COVID-19 SECARA MASSAL MENGGUNAKAN VAKSIN SINOPHARM   SEUSAI PULANG DARI LUAR KOTA, WAKIL BUPATI PANGANDARAN ADANG HADARI TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19   DONI MONARDO POSITIF COVID-19, KOMISI IX DPR OPTIMISTIS TAK AKAN GANGGU KINERJA PENANGANAN COVID-19 DI INDONESIA   GUBERNUR JAWA TENGAH GANJAR PRANOWO: 248.600 DOSIS VAKSIN AKAN DIBAGIKAN KE 12 DAERAH UNTUK VAKSINASI TAHAP PERTAMA   PROVINSI JAWA TENGAH TELAH MENERIMA 248.600 DOSIS VAKSIN TAMBAHAN DARI KEMENKES PADA 23 JANUARI 2021   KASUS COVID-19 MENINGKAT DI JAKARTA, OMBUDSMAN: TERLALU DINI MENILAI EFEKTIVITAS PERDA COVID-19