Kompas TV klik360 cerita indonesia

WHO Tak Rekomendasikan Disinfektan untuk Cegah Corona, Lalu Apa Solusinya?

Rabu, 1 April 2020 | 17:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau virus corona di Indonesia, sejumlah fasilitas umum menempatkan bilik steril atau chamber bagi warga.

Namun nyatanya, penyemprotan cairan disinfektan di bilik steril atau chamber tak direkomendasikan lantaran disinyalir berbahaya karena dapat menyebabkan iritasi.

Masyarakat pun berbondong-bondong melakukan penyemprotan disinfektan, bahkan beberapa video viral di media sosial penyemprotan itu dilakukan di tubuh manusia.

Tindakan penyemprotan alkohol atau klroin yang banyak terkandung dalam disinfektan ke tubuh manusia, sebenarnya juga turut tidak direkomendasikan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pasalnya, dalam keterangan resmi dari WHO menyatakan penyemprotan bahan-bahan kimia seperti yang dilakukan masyarakat di bilik-bilik disinfektan buatan sendiri dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir.

Lantas apa alternatif yang bisa digunakan secara alami dan aman untuk masyarakat?

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Balai Pengembangan Instrumentasi mengembangkan Ozon Nanomist sebagai solusi bahan dasar disinfektan nonkimia.

Dilansir dari Kompas.com, hal itu disampaikan Kepala Balai Pengembangan Instrumentasi LIPI Anto Tri Sugiarto.

Ozon merupakan bentuk lain dari oksigen yang merupakan reaksi oksigen dan sinar ultraviolet dari matahari.

“Ozon banyak ditemui di sekitar kita dan kembali menjadi oksigen secara alami,” kata Anto, di Bandung, Selasa (31/3/2020).

Disebutkan sebagai alternatif disinfektan non-kimia dalam wabah Covid-19 ini, karena berdasarkan contoh yang pernah dilakukan untuk mengatasi wabah disebabkan oleh virus corona jenis lainnya.

“Bahkan Ozon saat ini juga dipergunakan untuk terapi beberapa jenis penyakit termasuk SARS dan MERS,” kata dia.

#Disinfektan #Corona #Covid19

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:28
BRIGJEN PRASETIJO UTOMO SEBUT TOMMY SUMARDI MENGATAKAN 20.000 DOLLAR AS PEMBERIANNYA SEBAGAI UANG PERSAHABATAN   DALAM PERSIDANGAN KASUS "RED NOTICE" DJOKO TJANDRA, BRIGJEN PRASETIJO UTOMO AKUI TERIMA UANG DARI TOMMY SUMARDI   PULUHAN TENAGA KESEHATAN POSITIF COVID-19, DIRUT RSUD CIERENG, SUBANG, TUTUP SEMENTARA PELAYANAN RAWAT JALAN   DIRUT RSUD CIERENG, SUBANG, JAWA BARAT, MENGATAKAN 21 TENAGA KESEHATAN TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19   WALI KOTA MALANG SUTIAJI TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19   KPU CILEGON MULAI MELAKUKAN PELIPATAN SURAT SUARA UNTUK PILWALKOT 2020   BPBD KABUPATEN MALANG MENGATAKAN 3 KECAMATAN DIHUJANI ABU VULKANIK LETUSAN GUNUNG SEMERU    KETUA UMUM PA 212 SEBUT RIZIEQ SHIHAB JADI PEMBICARA UTAMA DIALOG NASIONAL 212 YANG DIGELAR SECARA VIRTUAL BESOK   KEPALA STAF PRESIDEN, MOELDOKO, MENGATAKAN HASIL USAP PERLU DIUMUMKAN UNTUK KEPENTINGAN PELACAKAN   DINKES KABUPATEN BANDUNG BARAT SEBUT 9 PEKERJA DI SEKTOR WISATA DI LEMBANG TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19   PLH WALI KOTA JAKPUS SEBUT ANTISIPASI BANJIR DI JAKARTA PUSAT SUDAH 90 PERSEN   WALI KOTA AIRIN RACHMI DIANY SEBUT TANGERANG SELATAN KEMBALI ZONA MERAH COVID-19   WALI KOTA AIRIN RACHMI DIANY SEBUT KASUS POSITIF DAN KEMATIAN COVID-19 DI TANGERANG SELATAN MENINGKAT   STATUS TANGGAP DARURAT BENCANA MERAPI DI SLEMAN DIPERPANJANG HINGGA AKHIR DESEMBER 2020