HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 sisi tv

Jokowi di Antara Tugas Negara dan Keluarga

Jumat, 27 Maret 2020 | 19:42 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Kabar duka datang dari Istana Negara. Ibunda dari Presiden Joko Widodo meninggal di tengah serangan virus corona.

Sujiatmi Notomiharjo, meninggal pada hari Rabu, (25/3/2020), dalam usia 77 tahun. Saat itu, dirinya tengah menjalani perawatan medis di RST Slamet Riyadi. 

Dirinya diketahui tengah menderita penyakit kanker.

Saat mendengar kabar meninggalnya sang ibu, Presiden Jokowi langsung bertolak ke Solo.

Ia menunaikan tugasnya sebagai seorang anak, untuk mengurusi jenazah sang ibu. Jokowi ikut mengantarkan, dan menguburkan sendiri sang ibu.

Di tengah beredarnya virus corona, Presiden meminta jajaran menteri untuk tidak melayat ke kediaman orang tuanya di Solo.

Jokowi meminta menteri untuk fokus mengurusi wabah virus covid-19 atau virus corona

"Kami dimintakan oleh Mensesneg untuk tetap berada di Jakarta dan menjalankan tugas yang selama ini harus kami kerjakan," kata Fadjroel saat memberikan keterangan kepada Kompas TV, Rabu (25/3/2020).

 

Baca Juga: Presiden Jokowi Ikuti KTT G20 Bahas 4 Poin Ini, Apa Saja?


Jokowi juga berpesan kepada warga untuk tidak melayat. Presiden meminta doa dari masyarakat, agar dosa-dosa sang ibu selama hidup, dapat diampuni oleh Yang Maha Kuasa.

Usai menguburkan sang ibunda, Jokowi langsung bertolak ke Jakarta untuk menunaikan tugasnya sebagai seorang kepala negara.

Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, menghadiri konfrensi virtual negara-negara G-20.

Pertemuan virtual ini dilaksanakan guna membahas penanggulangan virus corona ke depan.

 

Editor : Abdur Rahim



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
00:38
KPU PREDIKSI BIAYA PILKADA 2020 MENINGKAT JIKA DIGELAR DI MASA PANDEMI COVID-19   HINDARI KERUMUNAN MASSA, KPAI SARANKAN PELAKSANAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DILAKUKAN SECARA DARING   KETUA KOMISI X DPR SYAIFUL HUDA TOLAK WACANA PEMBUKAAN SEKOLAH DI ZONA MERAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   WALI KOTA BEKASI IZINKAN WARGA YANG TINGGAL DI ZONA HIJAU COVID-19 SHALAT JUMAT DI MASJID MULAI PEKAN DEPAN   PEMKOT JAKARTA BARAT FUNGSIKAN MASJID KH HASYIM ASYARI UNTUK ISOLASI PEMUDIK YANG BALIK KE JAKARTA   YLKI TOLAK RENCANA PEMBUKAAN MAL DI DKI JAKARTA PADA 5 JUNI 2020   PSBB DIPERPANJANG, PEMKOT BOGOR PERKETAT PROTOKOL KESEHATAN DAN ARUS KELUAR MASUK   POLDA SUMATERA BARAT SIAPKAN 6.000 PERSONEL UNTUK DUKUNG KEBIJAKAN KENORMALAN BARU   MENTERI PUPR MINTA BADAN PENGEMBANGAN SDM SIAPKAN MODUL “E-LEARNING” DI ERA KENORMALAN BARU   TIDAK PERPANJANG PSBB, PEMKOT MALANG SIAPKAN SKEMA KENORMALAN BARU   PEMKOT SOLO PERPANJANG STATUS KEJADIAN LUAR BIASA VIRUS KORONA HINGGA 7 JUNI 2020   GUBERNUR JATENG AKAN BERI MODAL DAN PELATIHAN KERJA UNTUK WARGA YANG TAK KEMBALI KE JAKARTA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO LARANG WARGA YANG TERLANJUR MUDIK UNTUK KEMBALI KE JAKARTA   GUGUS TUGAS COVID-19: WARGA YANG AKAN KEMBALI KE JAKARTA HARUS UNDUH APLIKASI BERSATU LAWAN COVID (BLC)