HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Viral Jenazah PDP Virus Corona Dicium Keluarga, Begini Penjelasan Dokter

Kamis, 26 Maret 2020 | 22:54 WIB
viral-jenazah-pdp-virus-corona-dicium-keluarga-begini-penjelasan-dokter
Video keluarga membawa jenazah seorang perempuan yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan covid-19 di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). (Sumber: Screenshot YouTube Kompas TV)

KOMPAS.TV - Sebuah video yang memperlihatkan keluarga tengah membuka jenazah yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial.

Plastik pembungkus jenazah seorang perempuan itu tidak hanya dibuka dan dilihat banyak pelayat. Keluarga pun bahkan memegang dan mencium jenazah tersebut.

Berkaitan dengan peristiwa ini, dr Panji Hadisoemarto, dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) angkat bicara.

Baca Juga: Nekat! Keluarga Pasien PDP Corona Bawa Jenazah Pulang untuk Dimakamkan

Dokter Panji menerangkan, pada umumnya jenazah yang meninggal karena suatu penyakit dianggap tidak akan menularkan virus atau penyakitnya ke orang lain.

"Dalam arti, penularan secara droplet tidak akan terjadi karena jenazah tidak batuk-batuk. Tapi karena virus (Covid-19) bisa menular secara tidak langsung, lewat tangan misalnya, bisa timbul risiko penularan kalau jenazah disentuh atau dicium," kata Panji sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Kamis (26/3/2020).

Dengan kata lain, risiko penularan ke orang lain bisa terjadi karena jenazah PDP Covid-19 disentuh dan dicium sebelum dikebumikan.

Editor : fadhilah

1
2
3
4
5
6



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
06:19
POLRES JAKARTA SELATAN KOMBES BUDI SARTONO TANGKAP TIGA PILOT TERKAIT DUGAAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA   KEMENAG IMBAU SEBAIKNYA MASJID TIDAK GELAR SHALAT IDUL ADHA TANPA MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   KOMISI YUDISIAL LIBATKAN KPK DAN PPATK DALAM SELEKSI CALON HAKIM AGUNG   TERPIDANA KASUS PENGANIAYAAN REMAJA, BAHAR SMITH, DIPINDAHKAN KE LAPAS KELAS IIA GUNUNG SINDUR BOGOR   MUI MINTA MASYARAKAT TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT PELAKSANAAN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN    MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO SEBUT 1,7 JUTA ORANG TERVERIFIKASI TERIMA PELATIHAN “OFFLINE”   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS APRESIASI POLISI MALANG KOTA YANG MAKAMKAN JENAZAH COVID-19   POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA, EMPAT CALON MAHASISWA BARU UNIVERSITAS HALUOLEO, KENDARI, BATAL UJIAN SBMPTN   MENAKER IDA FAUZIYAH MINTA PEKERJA SELALU TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN KARENA PANDEMI KORONA BELUM SELESAI    GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL INGIN KELUARGA SISWA SECAPA ANGKATAN DARAT DITES KORONA   KETUA KPU ARIEF BUDIMAN BERHARAP ANGGARAN TAMBAHAN PILKADA TAHAP II CAIR TEPAT WAKTU   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA MENILAI KRL BELUM AMAN UNTUK MENAMBAH KAPASITAS PENUMPANG   KETUA KPU ARIEF BUDIMAN SEBUT PROTOKOL KESEHATAN DI 270 DAERAH PENYELENGGARA PILKADA DIATUR SAMA   PEMKOT TANGERANG MINTA 993 ASN MENGAWASI LANGSUNG PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN MASYARAKAT