HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Warga Buat Hand Sanitizer Herbal Untuk Dibagikan

Kamis, 26 Maret 2020 | 17:35 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.TV - Hand Sanitezer Yang Mulai Langka Di Pasaran, Kota Sukabumi, Warga Cikole Membuat Sanitizer Dari Bahan Herbal Atau Alami. Bahan Bahan Yang Digunakan Dari Daun Sirih, Jeruk Lemon Dan Jeruk Mipis, Dengan Campuran Air. Daun Sirih Pertama Dilakukan Steam Menggunakan Api Kecil Selama 30 Menit, Hingga Air Mendidih Agar Aromanya Tidak Hilang. Setelah Selesai, Saring Hasil Steam Daun Sirih Tersebut Dan Dicampur Dengan Perasan Jeruk Lemon Dan Jeruk Mipis.

Dinginkan Hasil Penyaringan Daun Sirih Yang Telah Dicampur Jeruk Lemon. Untuk Dapat Digunakan. Rencananya Hasil Pembuatan Hand Sanitizer Herbal Atau Alami Ini Akan Dibagikan Untuk Warga Yang Membutuhkan. Karena Untuk Pembelian Sanitizer Di Kota Sukabumi Mulai Langka Didapatkan. Menurut Adinda Maulana, Mengatakan, Pembuatan Sanitizer Alami Ini, Dapat Membantu Warga Yang Membutuhkan. Karena Penyebaran Virus Corona Saat Ini Sangat Tinggi. Dengan Penggunaan Ini Dapat Mencegah Warga Saat Beraktivitas Diluar Rumah.

Hand Sanitizer Ini Dibilang Sangat Aman Digunakan Warga,Yang Membutuhkan Untuk Pencegahan Virus Corona Atau Covid 19. Rencana Pembagian Sanitizer Herbal Sebanyak 1000 Botol Untuk Warga Yang Membutuhkan.

Editor : KompasTV Sukabumi



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
07:30
TIM KOMUNIKASI GUGUS TUGAS: ANGKA KESEMBUHAN PASIEN COVID-19 DI INDONESIA MENCAPAI 50 PERSEN   POLRI MINTA KORBAN UJARAN KEBENCIAN, SARA, DAN PENCEMARAN NAMA BAIK DI MEDIA SOSIAL TIDAK SEGAN MELAPOR KE KEPOLISIAN   HAKIM PENGADILAN NEGERI MEDAN VONIS HUKUMAN MATI DUA KURIR 30 KILOGRAM SABU   KEJAGUNG PERIKSA 3 PENGUSAHA EKSPEDISI LAUT SEBAGAI SAKSI DUGAAN KORUPSI IMPOR TEKSTIL DITJEN BEA DAN CUKAI   KEMENPAREKRAF DORONG HOTEL DAN RESTORAN TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   PRESIDEN JOKOWI OPTIMISTIS DEFISIT ANGGARAN KARENA PANDEMI KORONA DAPAT MENYUSUT PADA 2023   PRESIDEN JOKOWI PERKIRAKAN VAKSIN VIRUS COVID-19 DIPRODUKSI PADA 2021   PEMPROV DKI BELUM PUTUSKAN UNTUK MENARIK “COMMITMENT FEE” FORMULA E   WALI KOTA MATARAM ANCAM TUTUP PASAR TRADISIONAL JIKA TAK PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   PRESIDEN JOKO WIDODO SEBUT ADA 18 LEMBAGA YANG AKAN DIBUBARKAN DALAM WAKTU DEKAT   GUGUS TUGAS DAN KEMENTERIAN LHK BEKERJA SAMA TANGANI LIMBAH B3 DARI ALAT PELINDUNG DIRI SELAMA PANDEMI KORONA   KEMENKO POLHUKAM SEBUT ASEAN TERUS BERKOLABORASI KENDALIKAN COVID-19   MENKO POHUKAM MAHFUD MD: SHALAT IDUL ADHA DAN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN HARUS DENGAN PROTOKOL KESEHATAN   PEMPROV DKI JAKARTA AKAN TAMBAH JUMLAH SEPEDA DAN TITIK “BIKE SHARING”