HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV bisnis kebijakan

Pemerintah Siapkan BLT untuk Pedagang Kecil Sampai Tukang Ojek Online

Kamis, 26 Maret 2020 | 12:13 WIB
pemerintah-siapkan-blt-untuk-pedagang-kecil-sampai-tukang-ojek-online
Pengendara Ojek Online sedang menunggu pesanan (Sumber: Kompas.com/Fathan Radityasani)

JAKARTA, KOMPAS TV - Pemerintah bakal memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada pekerja di sektor informal. Dari mulai pemilik warung, toko kecil, pedagang di pasar, tukang ojek online, sampai pekerja harian lainnya akan menerima bantuan tersebut.

Kementerian Koordinator bidang Perekonomian saat ini tengah meracik kebijakan penyaluran BLT bagi komunitas pekerja yang terdampak oleh merebaknya wabah virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengatakan penyaluran BLT tersebut bertujuan untuk menopang daya beli masyarakat pekerja di sektor informal di tengah disrupsi perekonomian akibat Covid-19

Baca Juga: Presiden Jokowi Bakal Tangguhkan Cicilan Kredit Kendaraan Sopir Taksi dan Tukang Ojek Selama 1 Tahun

“Kita tahu wabah ini paling berdampak pada masyarakat perkotaan. Karena itu kami siapkan bentuk bantuan sosial melalui BLT untuk beberapa kelompok terdampak,” kata Susiwijono di Jakarta pada Kamis (26/3). 

Susi menjelaskan, saat ini pemerintah mempersiapkan BLT yang akan menyasar pada pekerja sektor informal. Itu antara lain pekerja warung, toko kecil, pedagang di pasar, hingga pekerja harian lainnya termasuk di pusat-pusat perbelanjaan. 

Untuk mengetahui data masyarakat yang akan mendapatkan bantuan tersebut, kata Susi, pemerintah akan berkoordinasi dengan perusahaan transportasi online, sejumlah asosiasi dan pemerintah daerah. 

Penulis : Tito Dirhantoro

1
2



BERITA LAINNYA

Berita Daerah

Seorang Jurnalis TV Dibacok

Jumat, 10 April 2020 | 00:00 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
00:24
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 1.503.900 POSITIF KORONA, 340.112 SEMBUH, 89.931 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI AS MELEBIHI TIONGKOK DAN TERTINGGI DI DUNIA DENGAN 432.579 KASUS   JUMLAH KASUS KORONA DI ITALIA: 139.422 POSITIF KORONA, 26.491 SEMBUH, 17.669 MENINGGAL DUNIA   ASOSIASI KESEHATAN ITALIA (FNOMCEO): 100 DOKTER DI ITALIA MENINGGAL AKIBAT VIRUS KORONA   KBRI SINGAPURA: ADA 45 WNI YANG TERINFEKSI KORONA DI SINGAPURA   SEORANG PERAWAT DI RSUP KARIADI SEMARANG MENINGGAL DUNIA AKIBAT TERINFEKSI KORONA   NEKAT MUDIK DI TENGAH PANDEMI KORONA, 725 WARGA JOMBANG DIKARANTINA DI GEDUNG SD   MENDAGRI MINTA PEMDA SIAPKAN JARING PENGAMAN SOSIAL HADAPI PANDEMI KORONA   SEBANYAK 3.630 ORANG JALANI "RAPID TEST" KORONA DI DEPOK, 176 DI ANTARANYA POSITIF TERJANGKIT   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN SEBUT PSBB BERTUJUAN UNTUK MENYELAMATKAN KITA DARI PANDEMI KORONA   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: OJEK DARING HANYA BOLEH MENGANGKUT BARANG SELAMA PENERAPAN PSBB DI JAKARTA   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: OJEK DARING DILARANG MENGANGKUT PENUMPANG SELAMA PENERAPAN PSBB DI JAKARTA