HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Seorang Pria Tewas Karena Hantavirus di China, Tenang! Virus Ini Beda Dengan Covid-19

Rabu, 25 Maret 2020 | 15:16 WIB

KOMPAS.TV - China Global Times informasikan ada seorang pria tewas dalam
perjalanan pulang menuju Provinsi Shandong dalam bus pada Senin, 23 Maret 2020.

Bukan karena virus Corona, Pria itu diduga tewas karena Hantavirus. Akibatnya, 32
orang lainnya dalam bus tersebut dites untuk mengetahui apakan terjadi penularan
penyakit atau tidak.

Hantavirus adalah anggota virus yang penyebarannya diawali oleh Hewan pengerat
tikus. Namun, Hantavirus tidak sebanding dengan virus Corona - Covid19. Penyebaran virus ini juga tidak menular dari manusia ke manusia.

Meski ada kasus orang yang terinfeksi meninggal dunia, namun seluruh dunia sudah siap menghadapinya karena telah ada vaksin melawan hantavirus.

Lalu, apa itu Hantavirus?

Baca Juga: Muncul Hantavirus di China, Apa Itu Hantavirus?

Hantavirus adalah penyakit zoonosis yang ditularkan hewan pengerat ke manusia.
Dampak gangguan kesehatan pada manusia akibat virus ini adalah:

  • Kelainan ginjal dan paru-paru
  • Dimulai dengan demam
  • Bintik perdarahan pada muka
  • sakit kepala
  • hipotensi
  • sedikit buang air kecil
  • sering buang air kecil

Infeksi Hantavirus disebabkan virus Hanta genus Hantavirus, Famili Bunyaviridae.

Hantavirus tak tahan terhadap pelarut lemak seperti detergen.

Penularan ke manusia dari hantavirus ini:

  • Melalui kontak dengan hewan terinfeksi
  • Melalui debu atau benda yang terkontaminasu urine dan feses hewan terinfeksi

Sedangkan, masa inkubasi Hantavirus ini berkisar 2-8 Minggu.

Editor : Sadryna Evanalia



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:08
JAWA TIMUR JADI PROVINSI DENGAN JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DAN MENINGGAL TERBANYAK DI INDONESIA   WNI YANG TERKENA KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.140 ORANG: 752 SEMBUH, 77 MENINGGAL DUNIA, 311 DALAM PERAWATAN    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 3.700 POSITIF, 1.718 SEMBUH, 178 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 4.738 POSITIF, 1.567 SEMBUH, 215 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 5.974 POSITIF, 2.197 SEMBUH, 200 MENINGGAL DUNIA    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 12.667 POSITIF, 8.036 SEMBUH, 649 MENINGGAL DUNIA    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 14.321 POSITIF, 4.996 SEMBUH, 1.053 MENINGGAL DUNIA   PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 237 MILIAR   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 456 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 66.226 POSITIF, 30.785 SEMBUH, 3.309 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 946.054 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 144 LABORATORIUM   HINGGA 7 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH ODP KORONA 38.702 ORANG DAN JUMLAH PDP KORONA 13.471 ORANG