HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Viral Foto Terakhir dr Hadio Ali Khazatin, Begini Faktanya

Selasa, 24 Maret 2020 | 10:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebuah foto pria yang disebut-sebut berprofesi dokter berdiri di luar pagar sambil memandangi kedua anaknya ini menjadi viral di media sosial sejak Senin, 23 Maret 2020.

Foto ini disebut-sebut oleh beberapa akun di media sosial sebagai foto terakhir dr Hadio Ali Khazatsin.

Dokter Hadio Ali Khazatin meninggal dunia di tengah wabah Covid-19.

Baca Juga: Kabar Duka, IDI Umumkan 7 Dokter Meninggal di Tengah Wabah Virus Corona

Persatuan Ikatan Dokter Indonesia menyebut Dokter Hadio meninggal dunia sebagai korban pandemi Covid-19.

Namun ternyata, foto ini bukanlah foto terakhir dokter Hadio.

Foto ini adalah foto dokter di Malaysia seperti yang diunggah oleh situs Majalah Pama majalahpama.my dengan judul artikel "Takut Bawa Balik Virus Conid-19, Dokter Ni Tak Mau Masuk Rumah. Tengok Anak Dari Jauh".

Sebelumnya, melalui unggahan di akun Instagram resminya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sampaikan ucapan duka cita.

“IDI berduka cita yang amat dalam atas berpulangnya sejawat-sejawat anggota IDI sebagai korban Pandemi Covid-19” tulis akun resmi Instagram PB IDI @ikatandokterindonesia, Senin (23/3/2020).

Lima dokter yang diduga meninggal akibat terjangkit Covid-19, yakni:

dokter Hadio Ali Sp. S,

dokter Djoko Judodjoko Sp. B,

dokter Laurentius P Sp. Kj,

dokter Adi Mirsa Putra Sp. THT

dan dokter Ucok Martin Sp. P

Baca Juga: Duka Mendalam Jokowi bagi Dokter yang Gugur Lawan Corona Hingga Janji Jokowi Beri Insentif!

Penulis : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
05:45
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   GUBERNUR ANIES BASWEDAN: PEMPROV DKI DISTRIBUSIKAN SEMBAKO UNTUK WARGA MISKIN DAN RENTAN MULAI KAMIS, 9 APRIL 2020   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN RESMI TERAPKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR MULAI JUMAT, 10 APRIL 2020   GUBERNUR DKI: SELAMA PSBB DI JAKARTA, INDUSTRI KESEHATAN DAN ORGANISASI SOSIAL TERKAIT KORONA BOLEH TETAP BUKA   POLDA METRO JAYA BERKOORDINASI DENGAN PEMPROV DKI TERKAIT PEMBAHASAN PENERAPAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR   MENTERI PUPR AKAN ALIHKAN ANGGARAN INFRASTRUKTUR RP 24,53 TRILIUN UNTUK BANTU PENANGANAN KORONA   GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN KORONA MINTA WARGA JAKARTA PATUHI PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO MINTA TARUNA BANTU TANGANI PANDEMI KORONA   JUBIR PERCEPATAN PENANGANAN KORONA: ASN BEKERJA DI RUMAH HINGGA 21 APRIL 2020   MENLU RETNO MARSUDI IMBAU MAHASISWA DI AUSTRALIA PULANG KE TANAH AIR   MENTERI KEUANGAN SRI MULYANI SEBUT ASN GOLONGAN I, II, DAN III TETAP DAPAT THR DAN GAJI KE-13   MENSOS SEBUT PRESIDEN JOKOWI MINTA BANTUAN SOSIAL BERUPA SEMBAKO UNTUK MASYARAKAT KURANG MAMPU DIANTAR TIAP PEKAN   KETUA BALEG DPR PASTIKAN PEMBAHASAN “OMNIBUS LAW” RUU CIPTA KERJA LIBATKAN SEMUA PIHAK YANG BERKEPENTINGAN