Kompas TV nasional sapa indonesia

Mengapa Kita Tidak Bahagia? Ini Penyebabnya

Kamis, 19 Maret 2020 | 20:52 WIB

KOMPAS.TV - Mengapa saya tidak bahagia? Atasan: kurang apresiasi, pasangan: kurang perhatian, rekan kerja: mau menang sendiri.

Jadi, siapakah yang harus berubah? Atasan, pasangan, rekan kerja?

Siapa yang sedang sakit? Yang sakit adalah yang merasakan tidak bahagianya itu: Saya.

Pembelajaran:

  • Responsibility

Happiness atau kebahagiaan adalah sesuatu yang kita upayakan sendiri.

  • Influenced vs determined

Apakah kebahagiaan kamu bisa dipengaruhi oleh orang lain?

Dipengaruhi orang lain tidak sama dengan ditentukan kamu sendiri.

Berkaitan akan hal tersebut, ini beberapa kebiasaan yang perlu kamu tinggalkan, menurut Olecia Christie, pelatih kehidupan bersertifikat di San Antonio, dan para ahli lainnya:

  • Membandingkan hidupmu dengan orang lain di media sosial.

Di era media sosial, selalu terlihat bahwa orang-orang menjalani kehidupan terbaik mereka, kecuali dirimu.

  • Membiarkan rasa takut menahan kita untuk tidak melakukan sesuatu.

Anthony Freire, pendiri The Soho Center for Mental Health Counseling di New York mengatakan bahwa untuk melepaskan rasa takut, malu, dan bersalah, kamu harus terlebih dahulu memberikan sorotan pada mereka.

  • Khawatir akan hal yang tak bisa dikendalikan.

Sangat tidak realistis untuk berhenti khawatir atau stres. Perasaan ini adalah bagian normal dari kehidupan. Tapi, cobalah fokus pada kekhawatiran yang bisa kamu tangani.

  • Dendam lama atau keluhan.

Penelitian menunjukkan bahwa menyimpan dendam atau kemarahan lebih dari yang diperlukan bisa menjadi racun bagi kesehatan fisik dan mental.

  • Apa yang orang lain pikirkan tentangmu.

Penting untuk tahu apa nilai yang kamu punya, sehingga kamu tidak terpengaruh pikiran orang lain.

  • Keinginan untuk selalu benar di setiap konflik.

Kita semua berusaha memenangkan argumen. Namun, itu dapat menyebabkan lebih banyak stres daripada nilainya.

Editor : Christandi Dimas



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:38
PEMKOT SURAKARTA RENOVASI BERTAHAP LAPANGAN PENDUKUNG UNTUK LATIHAN TIM PESERTA PIALA DUNIA U-20 PADA 2021   BEA CUKAI KANWIL BANTEN SITA 3,32 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL   GUGUS TUGAS COVID-19 SURABAYA: MASKER SCUBA TAK EFEKTIF MENANGKAL PENYEBARAN COVID-19   PEMKOT SURABAYA IMBAU WARGA TAK PAKAI MASKER SCUBA   GUBERNUR JAWA TIMUR SIAPKAN PEMBENTUKAN RUMAH SAKIT LAPANGAN DI MALANG   ANTISIPASI LONJAKAN KASUS KORONA, MENKES MINTA PEMDA SIAPKAN PENDIRIAN RUMAH SAKIT LAPANGAN   KETUM PARTAI GERINDRA PRABOWO SUBIANTO TUNJUK SUFMI DASCO AHMAD SEBAGAI KETUA HARIAN DPP PERIODE 2020-2025   MENHUB SEBUT SUBSIDI TRANSPORTASI BERBASIS BUS DENGAN SKEMA "BUY THE SERVICE" AKAN BERSIFAT "MULTIYEARS"   MENHUB AJAK SWASTA BERINVESTASI DALAM PENINGKATAN KUALITAS PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR   PEMPROV SUMSEL: JEMBATAN BAHTERA SRIWIJAYA MERUPAKAN INFRASTRUKTUR PENGHUBUNG PROVINSI SUMSEL DAN BABEL   PEMPROV SUMATERA SELATAN DAN BANGKA BELITUNG SEPAKATI LOKASI JEMBATAN BAHTERA SRIWIJAYA   KPU KALIMANTAN SELATAN INGATKAN PASLON PERKUAT KAMPANYE DARING   KPU MAMUJU, SULAWESI BARAT, MINTA MASYARAKAT PEMILIH TIDAK JUAL SUARA PADA PILKADA 2020   DORONG PENGEMBANGAN SAPI UNGGUL, MENTAN BERENCANA PERBANYAK BALAI EMBRIO