Kompas TV bisnis kebijakan

Pengusaha Cari Strategi Tekan Imbas "Work From Home"

Rabu, 18 Maret 2020 | 13:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelaku usaha mulai ketar-ketir putar otak karena keuntungan bisa menurun akibat pandemi Covid-19 atau corona.

Hak karyawan korporasi selama sistem Work From Home diberlakukan pun jadi pertanyaan.

Dunia usaha dihadapkan tantangan saat pemerintah meminta masyarakat bekerja di rumah.

Di satu sisi hal itu jalan terbaik untuk menghambat corona, namun di sisi lain perusahaan berpotensi tak mampu menopang biaya operasional.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, pada kondisi saat ini pengusaha sulit menjamin tak ada pemotongan upah karena Work From Home.

Sebab, jika operasional dan pemasukan terganggu, Unpaid Leave atau cuti di luar tanggunan tentu harus dipilih pengusaha.

Sektor pariwisata kemungkinan besar jadi yang paling terdampak.

Kamar dagang Indonesia menilai pengucuran stimulus pada sektor terdampak bisa jadi pilihan agar perusahaan tak harus sampai memotong gaji karena sistem bekerja di rumah.

Semua pihak kini dipusingkan karena tak ada yang tahu kapan pandemi ini berakhir.

Strategi terus digodok oleh semua pihak, namun yang terpenting saat ini adalah memastikan infrastruktur kesehatan mencukupi.

Jika kondisi ini bisa diatasi, setidaknya aktivitas pengusaha dan masyarakat bisa sedikit normal.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:05
PANGDAM JAYA UNGKAP ACARA TABUR BUNGA YANG DIHADIRI MANTAN PANGLIMA TNI (PURN) GATOR NURMANTYO TAK DIKETAHUI PEPABRI   HINGGA 1 OKTOBER 2020, PASIEN SEMBUH COVID-19 BERTAMBAH 3.540 MENJADI 218.487 ORANG   PEMERINTAH: KASUS BARU COVID-19 SEBANYAK 4.147 PADA 1 OKTOBER 2020   KEMENKES MENCATAT 43.592 SPESIMEN KORONA DIPERIKSA HARI INI   DIPIMPIN KABARESKRIM, POLISI DAN JAKSA PENELITI GELAR PERKARA KASUS KEBAKARAN GEDUNG UTAMA KEJAKSAAN AGUNG    WAKETUM PAN VIVA YOGA MAULADI: AMIEN RAIS SUDAH TIDAK LAGI MENJADI BAGIAN DARI KELUARGA BESAR PAN   WALI KOTA TANGSEL AIRIN RACHMI DIANY INGATKAN WARGA JAKARTA YANG BERKUNJUNG KE WILAYAHNYA PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   DISPERINAKER BADUNG, BALI, MENCATAT 532 PERUSAHAAN PARIWISATA TUTUP AKIBAT PANDEMI COVID-19   GUBERNUR BANTEN WAHIDIN HALIM MENILAI PEMBERIAN SANKSI SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN TIDAK EFEKTIF   PEMKAB TASIKMALAYA, JAWA BARAT, UNGKAP 86 ORANG TERKONFIRMASI COVID-19 DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN   BUPATI CIREBON IMRON ROSYADI TERBITKAN SURAT EDARAN PENIADAAN TRADISI MAULUDAN AKIBAT PANDEMI COVID-19   KOORDINATOR OPERASIONAL RSD WISMA ATLET: PERSENTASE KESEMBUHAN PASIEN COVID-19 MENINGKAT DARI 71 MENJADI 75 PERSEN   PEMKOT SERANG, BANTEN, SIAPKAN 5 RUMAH SAKIT RUJUKAN COVID-19 SETELAH KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT   LIPI: PILKADA SAAT PANDEMI BUKANLAH SIKAP BIJAK DARI PEMERINTAHAN DEMOKRATIS YANG TERBENTUK ATAS KEHENDAK RAKYAT