Kompas TV nasional berita kompas tv

Ada 187 Hoaks Terkait Corona, Menteri Kominfo Akui Penyebaran Hoaks Semakin Meningkat

Rabu, 11 Maret 2020 | 19:05 WIB

KOMPAS.TV - Gara-gara menyebar berita bohong atau hoaks tentang pasien virus corona, seorang ibu rumah tangga di Surabaya, Jawa Timur  ditangkap polisi.

Meski pelaku mengaku hanya menyebarkan informasi yang diperoleh dari grup whatsapp, polisi tetap melanjutkan proses hukum.

Kepolisian daerah Jawa Timur, menangkap FN, seorang ibu rumah tangga yang diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks, adanya pasien virus corona di Rumah Sakit Dokter Sutomo Surabaya.

Padahal, setelah dikonfirmasi, pasien yang dirawat di Rumah Sakit Dokter Sutomo itu, merupakan pasien penyakit paru.
Pelaku terancam Undang-Undang ITE dengan hukuman di atas 5 tahun penjara.

Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Kabid Humas Polda Jatim menyebutkan pelaku mengakui mendapatkan informasi tersebut dari grup whatsapp, hingga kemudian mengunggahnya di akun media sosial miliknya. 

Setelah ditangkap polisi, pelaku pun meminta maaf.

Tak hanya di Surabaya, Menteri Komunikasi dan Informatika, Jhony G Plate mengakui penyebaran berita bohong atau hoaks terkait corona semakin meningkat.

Tercatat ada 187 berita bohong terkait wabah corona menyebar di media sosial di tanah air.

Untuk pencegahan, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah berkomunikasi dengan sejumlah platform media sosial dan kepolisian.

Masyarakat memang harus waspada dengan penyebaran virus corona. Namun, masyarakat juga harus berhati-hati berbagi informasi terkait virus corona agar tidak malah jadi penyebar berita bohong.
  

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:35
KEMENAG BERHARAP ARAB SAUDI MEMASUKKAN INDONESIA DALAM DAFTAR NEGARA YANG BOLEH MEMBERANGKATKAN JEMAAH UMRAH   DINYATAKAN MELANGGAR KODE ETIK, KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO: SAYA SIAP MENERIMA KONSEKUENSI KEPEGAWAIAN   DEWAS KPK MENYATAKAN KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO BERSALAH MELANGGAR KODE ETIK PEMBERITAAN    MENDAGRI IMBAU CAMAT DI ZONA HIJAU COVID-19 TIDAK TERLENA KARENA VIRUS KORONA MEMILIKI PENULARAN YANG SANGAT TINGGI   GUBERNUR BALI I WAYAN KOSTER KEMBALI BATASI MASYARAKAT SETELAH ADA KLASTER BARU DARI UPACARA ADAT DI BADUNG, BALI   BAWASLU: PKPU PERUBAHAN MENGATUR TAK ADA KONSER MUSIK, ULANG TAHUN PARTAI, BAZAR, PERGELARAN SENI PADA PILKADA 2020   SEBUT KPU AKAN AJUKAN PERATURAN KPU PERUBAHAN, BAWASLU: KEGIATAN YANG MELIBATKAN BANYAK ORANG DILARANG   IMIGRASI BALI MENCATAT WARGA NEGARA RUSIA TERBANYAK DIDEPORTASI SEPANJANG TAHUN 2020   WALI KOTA RAHMAT EFFENDI SEBUT TERSISA 155 DARI 727 TEMPAT TIDUR ISOLASI DI SEJUMLAH RS KOTA BEKASI   SEKDA KABUPATEN KUPANG, NTT, OBED LAHA POSITIF COVID-19    JAKSA MENILAI MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM SEBABKAN KERUGIAN NEGARA RP 16,8 TRILIUN    JAKSA PENUNTUT UMUM KEJAGUNG TUNTUT MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM HUKUMAN 20 TAHUN PENJARA   PEMKOT JAKARTA UTARA SIAPKAN 10 POMPA YANG TERSEBAR DI 6 KECAMATAN JELANG MUSIM HUJAN   BNPB SEBUT BANJIR BANDANG SUKABUMI AKIBAT SEDIMENTASI SUNGAI DAN HUJAN LEBAT