Kompas TV nasional berita kompas tv

Opini Para Seniman Tentang Revitalisasi Taman Ismail Marzuki

Senin, 2 Maret 2020 | 12:00 WIB

Penulis : Merlion Gusti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Puluhan tahun lalu, seniman-seniman di Jakarta mengeluhkan kurangnya fasilitas penyaluran bakat kesenian kreatif di ibu kota.

Keluhan para seniman ini kemudian ditanggapi Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin pada tahun 1968.

Pada tahun ini Taman Ismail Marzuki di Revitalisasi dengan cara diratakan dengan tanah.

Ini tanggapan para seniman muda maupun yang sudah senior.

Merasa tak dilibatkan dalam revitalisasi Taman Ismail Marzuki atau TIM, sejumlah seniman adukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke DPR.

Sejumlah seniman mengadukan Anies Baswedan ke Komisi X DPR RI. Mereka kecewa dengan keputusan Anies Baswedan yang tetap melanjutkan proyek revitalisasi TIM tanpa adanya diskusi dengan seniman.

Proyek revitalisasi TIM yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menuai kritik dari para seniman.

Sebelumnya, Forum Seniman Peduli Taman Ismail Marzuki mengadukan Anies Baswedan ke Komisi X DPR karena tidak ada forum diskusi dengan seniman sebelum merevitalisasi TIM.

Seniman menilai revitalisasi TIM kental dengan unsur komersialisasi untuk menaikkan pendapatan daerah.

Mereka meminta proyek revitalisasi TIM dihentikan dan Anies Baswedan diberi sanksi karena dinilai telah melanggar sejumlah aturan.

Sementara itu, sejumlah anggota Komisi X DPR menyatakan tidak setuju dengan revitalisasi TIM. 

Salah satunya adalah mantan Gubernur Banten yang juga seorang seniman, Rano karno, kecewa karena revitalisasi tidak melibatkan seniman sebagai bagian penting dari TIM.

Seniman lain yang juga Wakil Ketua Komisi X, Dede Yusuf, menolak jika perbaikan TIM dilakukan untuk kepentingan komersial.

Menurut rencana, revitalisasi yang membutuhkan anggaran sebesar 1.6 triliun ini ditargetkan selesai pada Juni 2021.
 


Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19