Kompas TV klik360 cerita indonesia

Isu Virus Corona Menyebar di Jakarta, Anies: Tidak Perlu Panik dan Berlebihan

Senin, 2 Maret 2020 | 10:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Anies Baswedan berharap agar warga tak terprovokasi isu yang bertebaran di media sosial (medsos) terkait penyebaran COVID-19 atau virus Corona di DKI Jakarta.

Anies meminta warga Jakarta untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

Alasannya, pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah saling berkoordinasi untuk membentuk tim tanggap guna kewaspadaan dan pencegahan penyebaran virus corona.

Baca Juga: Waspada! WHO Peringatkan Wabah Virus Corona Dapat Hidup Kembali

"Saya mengajak kepada masyarakat tidak perlu panik tidak perlu berlebih dalam merespon. Kita semua harus bersiaga. Saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk berkegiatan seperti biasa, tenang, dan jangan menyebarkan berita yang belum terkonfirmasi kebenarannya," kata Anies di kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Minggu (1/3/2020).

Anies juga mengimbau setiap warganya untuk rutin mencuci tangan dan menggunakan masker apabila terserang flu atau batuk.

"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan intensitas cuci tangan, lebih sering cuci tangan meskipun tidak merasa kotor. Itu pencegahan paling baik. Bila sedang batuk atau flu, maka gunakan masker," ungkap Anies.

Baca Juga: Anies Baswedan Diminta Tiru China: Batalkan Formula E karena Virus Corona...

Sebelumnya, Anies mengeluarkan Instruksi Gubernur (ingub) tentang waspada terhadap risiko penularan infeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

Ingub Nomor 16 Tahun 2020 ini diteken oleh Anies pada Kamis (25/2/2020) lalu.

Dalam ingub, Anies menginstruksikan kepada seluruh jajaran dari para asisten, wali kota, bupati, dinas, camat, lurah, badan, biro, hingga kepala rumah sakit dan puskesmas untuk menyosialisasikan penyebaran virus ini.

#AniesBaswedan #VirusCorona #DKIJakarta

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:09
ITALIA PERPANJANG STATUS DARURAT COVID-19 HINGGA AKHIR JANUARI 2021    SATGAS PENANGANAN COVID-19 GANDENG PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA UNTUK PERKUAT SOSIALISASI PROTOKOL KESEHATAN   KEMENSOS BERI BANTUAN BAHAN BANGUNAN RUMAH SENILAI RP 466 JUTA KEPADA 87 KELUARGA KORBAN PUTING BELIUNG DI SUMUT   PRESIDEN JOKOWI INGIN LABUAN BAJO BETUL-BETUL MENJADI KAWASAN PREMIUM    PRESIDEN JOKOWI MINTA PELAKU USAHA KECIL TIDAK MENYERAH DAN TETAP SEMANGAT MESKI PANDEMI COVID-19   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 SEBUT INDONESIA AJUKAN PERMOHONAN BANTUAN ALAT TES CEPAT BERBASIS ANTIGEN KE WHO   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19: JANGAN KUCILKAN PASIEN POSITIF, COVID-19 ADALAH PENYAKIT, BUKAN KUTUKAN   ANGGOTA KOMISI III ARSUL SANI SEBUT DPR DAN PEMERINTAH MULAI BAHAS RANCANGAN PERPRES PELIBATAN TNI ATASI TERORISME   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: PEMERINTAH GUNAKAN PENDEKATAN KOMPREHENSIF, BUKAN PENDEKATAN KEAMANAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MEMBANTAH PEMERINTAH TERAPKAN PENDEKATAN KEAMANAN DI PAPUA   PRESIDEN JOKOWI OPTIMISTIS PARIWISATA INDONESIA AKAN NORMAL KEMBALI SETELAH VAKSIN COVID-19 DISUNTIKKAN    KADIS KESEHATAN DKI: PEMPROV DKI SEDANG BERPROSES MENYIAPKAN 3 WISMA UNTUK TAMPUNG ORANG TANPA GEJALA COVID-19   KADIS KESEHATAN DKI SEBUT 53 PERSEN DARI TOTAL KASUS COVID-19 ADALAH PASIEN TANPA GEJALA   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19: BIAYA PASIEN COVID-19 DI RS NON-RUJUKAN TIDAK DITANGGUNG PEMERINTAH