Kompas TV klik360 cerita indonesia

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan, Banjir jadi Alasannya

Minggu, 1 Maret 2020 | 13:02 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Menteri Perhubungan menyerahkan sepenuhnya penghentian sementara proyek kereta cepat Bandung-Jakarta oleh Kementerian PUPR.

Menhub menyatakan semua pihak harus menghormati keputusan Kementerian PUPR.

Baca Juga: Jabodetabek Lumpuh Karena Banjir, Ini Penyebabnya Menurut Menteri PUPR

Menhub Budi Karya Sumadi sudah mendengar keputusan Menteri PUPR yang menghentikan sementara proyek kereta cepat Bandung-Jakarta

Sebelumnya Budi Karya juga sudah mendapatkan informasi soal adanya banjir yang diakibatkan pembangunan proyek kereta cepat Bandung-Jakarta yang menyebabkan rusaknya drainase di wilayah Tol Jakarta-Cikampek.

Baca Juga: Banjir di Tengah Tol Jakarta-Cikampek, Truk dan Mobil Terjebak

Sedangkan untuk sanksi kelalaian pengerjaan proyek, Menhub menyerahkannya kepada kementrian PUPR.

Diketahui pehentian proyek dari segala aktivitas konstruksi akan dimulai Senin (2/3/2020) besok.

Penghentian ini akan dilakukan selama 14 hari kerja efektif.

Dilansir dari Kompas.com, Kereta cepat Jakarta-Bandung dirancang sepanjang 142,3 kilometer, 80 kilometer diantaranya merupakan struktur layang atau elevated.

Sementara terowongannya sepanjang 16,9 kilometer yang mencakup tiga belas terowongan, dengan dimensi terpanjang 4,1 kilometer. Pembangunan terowongan menggunakan metode shield tunning dengan mesin Tunnel Boring Machine (TBM) yang didatangkan dari Shanghai, China.

Baca Juga: Soal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Kata Menhub...

Editor : Theo Reza



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:15
PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON RESMI JADI TUAN RUMAH KONFERENSI VIRTUAL BANTUAN UNTUK LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   DIRLANTAS POLDA METRO JAYA: PELANGGAR GANJIL-GENAP DI DKI JAKARTA DITILANG MULAI SENIN, 10 AGUSTUS 2020   KORBAN DARI TERSANGKA KASUS "FETISH" KAIN JARIK INGIN PEMERINTAH SEGERA MELAKUKAN PEMBAHASAN & PENGESAHAN RUU PKS   SEKJEN PDI-P HASTO KRISTIYANTO: PILKADA 2020 AKAN JADI STIMULUS PENGGERAK DI TENGAH LESUNYA PEREKONOMIAN   INDIKATOR POLITIK INDONESIA MINTA PENYELENGGARA PEMILU AWASI CALON PETAHANA SOAL PEMBERIAN BANSOS SELAMA PANDEMI   KEMDIKBUD MEMINTA SEKOLAH TERAPKAN KURIKULUM YANG SAMA BAGI SISWA BELAJAR DI RUMAH DAN DI SEKOLAH   FSGI: KEBIJAKAN PEMERINTAH IZINKAN SEKOLAH TATAP MUKA DI WILAYAH ZONA KUNING BERPOTENSI JADI KLASTER BARU KORONA   SATGAS COVID-19 JAWA TIMUR AKAN TUNGGU WILAYAH MENJADI ZONA HIJAU SEBELUM MEMBUKA SEKOLAH TATAP MUKA   KEPALA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO BERHARAP PIHAK TERKAIT PILIH ORANG YANG TEPAT UNTUK EDUKASI & SOSIALISASI MASKER   KEPALA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO SEBUT ANGKA KESADARAN MENGGUNAKAN MASKER DI INDONESIA MASIH RENDAH   KABUPATEN KULON PROGO, YOGYAKARTA MENCATAT KASUS KEMATIAN PERTAMA AKIBAT KORONA   PENGADILAN NEGERI SURABAYA TUTUP PELAYANAN SELAMA DUA PEKAN SETELAH TUJUH ASN POSITIF KORONA   GUBERNUR SUMSEL: SEMUA PASIEN KONTAK ERAT & KASUS SUSPEK AKAN MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH MASING-MASING   GUBERNUR SUMSEL: MULAI 31 AGUSTUS 2020, WISMA ATLET JAKABARING PALEMBANG TAK LAGI RAWAT PASIEN KORONA