HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Rapat Soal Revitalisasi TIM dengan Komisi X DPR, Anies Disindir Rano Karno dan Dede Yusuf?

Jumat, 28 Februari 2020 | 03:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah tidak hadir dalam rapat penanganan banjir pada Rabu (26/02), hari Kamis ini (27/02) Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan datang dalam rapat membahas revitalisasi taman ismail marzuki di DPR

Anies menegaskan tidak ada upaya komersialisasi TIM, seperti yang dikhawatirkan para seniman. 

Debat pun tak terhindarkan antara anggota DPR Komisi X dengan Gubernur DKI Jakarta.

Dua seniman yang juga menjadi Anggota DPR Komisi X yakni Rano Karno dan Dede Yusuf bersuara lantang kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal polemik Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM).

Keduanya mempertanyakan nasib para seniman dan tujuan pembangunan sebanyak 3.000 kursi teater.

Anggota Komisi lain, juga menilai masalah Revitalisasi Taman Ismail Marzuki yang menuai polemik akibat kurangnya komunikasi antara pemerintah dan para seniman.

Soal pola komunikasi yang disebut bermasalah juga disebut oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi kepada Gubernur DKI Anies Baswedan

Prasetio menilai gubernur dan jajarannya yang kurang baik dalam berkomunikasi.

Menanggapi pernyataan Prasetio Edi, Gubernur DKI anies Baswedan membenarkan harus dibenahinya pola komunikasi dengan pihak terkait.
Hasil rapat, DPR menyetujui revitalisasi Taman Ismail Marzuki, tetapi meminta Pemprov DKI agar transparan sesuai regulasi dan tidak berorientasi komersial.

Pemprov pun diminta memperkuat komunikasi dengan seniman yang selama ini menganggap Taman Ismail Marzuki sebagai rumah.

3 Juli 2019 lalu, Pemprov DKI Jakarta memulai revitalisasi Taman Ismail Marzuki. 

Polemik bermula saat munculnya protes dari kelompok seniman. 

Mereka menolak revitalisasi karena situs seni dan budaya akan dikomersialkan dengan pembangunan hotel bintang 5. 

Forum Seniman Peduli Taman Ismail Marzuki kemudian melapor ke Komisi X terkait proyek tersebut.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA

Opini

Covid-19: Antara Beijing dan Roma

Jumat, 3 April 2020 | 07:35 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
08:27
BANK DUNIA AKAN GELONTORKAN DANA BANTUAN DARURAT 160 MILIAR DOLLAR AS UNTUK TANGANI DAMPAK VIRUS KORONA   PEMKOT TANGERANG DISTRIBUSIKAN 1.145 ALAT PELINDUNG DIRI DAN 35.850 MASKER UNTUK TENAGA MEDIS   PANDEMI VIRUS KORONA, MENTERI PMK MUHADJIR EFFENDY IMBAU TKI DI MALAYSIA TAK PULANG KAMPUNG   MENSOS HARAP KEPALA DAERAH TAMBAH PROGRAM BANTUAN SOSIAL UNTUK WARGA MISKIN SELAMA PANDEMI KORONA   CEGAH PENYEBARAN KORONA, MASJID ISTIQLAL PERPANJANG MASA TAK GELAR IBADAH SHALAT JUMAT BERJEMAAH HINGGA 19 APRIL   BUPATI TRENGGALEK: KPE BERISI UANG ELEKTRONIK RP 100 RIBU YANG BISA DIGUNAKAN UNTUK BELI KEBUTUHAN POKOK   PEMKAB TRENGGALEK AKAN SIAPKAN 5.000 KARTU PENYANGGA EKONOMI (KPE) BAGI WARGA YANG TERDAMPAK VIRUS KORONA   PEMKAB TANGERANG AKAN KARANTINA WARGA BERSTATUS ODP KORONA DI GRIYA ANABATIC   KETUA DPR PUAN MAHARANI PASTIKAN PEMBAHASAN "OMNIBUS LAW" CIPTA KERJA DI DPR JALAN TERUS   PANDEMI VIRUS KORONA, MENTERI BUMN ERICK THOHIR PASTIKAN PROYEK BUMN TETAP BERJALAN   KEMENTERIAN PERTANIAN JAMIN KETERSEDIAAN PASOKAN CABAI AMAN HINGGA LEBARAN   JELANG RAMADAN DAN LEBARAN, PERUM BULOG PASTIKAN STOK BERAS MENCUKUPI   MENTERI PUPR SEBUT PROYEK MOTOGP DAN KAWASAN STRATEGIS PARIWISATA NASIONAL DI MANDALIKA TETAP BERJALAN    GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TUNGGU ARAHAN MUI SOAL KEBIJAKAN BERIBADAH SELAMA BULAN RAMADAN