HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Berikut Upaya Pemerintah Terkait Kebijakan Pemerintah Arab Saudi Menghentikan Izin Umroh

Kamis, 27 Februari 2020 | 23:59 WIB

KOMPAS.TV - Pemerintah berharap Indonesia tidak termasuk dalam negara yang ditunda dalam menjalankan Ibadah Umrah.

Wapres memastikan Warga Negara Indonesia aman dan tidak terpapar virus Corona.

Pihak Angkasa Pura I, masih mengalkulasi jumlah kerugian akibat larangan sementara umrah secara mendadak oleh Pemerintah Arab Saudi yang efektif diberlalukan hari ini.

Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi mengatakan ada sekitar 741 penerbangan ke Arab Saudi dengan total jumlah penumpang 281.000 setiap tahun di 7 bandara yang melayani perjalanan umrah.

Perwakilan KJRI dan Imigrasi Arab Saudi, pagi tadi mengecek keadaan jemaah Indonesia yang telah tiba.

Pelarangan masuk ke Arab diberlakukan bagi jemaah umrah yang belum terbang dari negara asal, mulai hari ini (27/02).

Jemaah yang sudah mendarat dengan visa umrah akan dievaluasi dan diperiksa riwayat perjalanan selama 2 minggu terakhir.

Wisatawan yang sudah masuk dengan visa selain visa umrah diberlakukan hanya bagi negara yang belum ada kasus virus corona. 

Pemerintah lewat Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, tengah mengupayakan agar jemaah umrah asal Indonesia yang telanjur berangkat menuju Arab Saudi, dapat mendarat dan melakukan ibadah umrah.

Seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan pemerintah Indonesia memahami kebijakan pemerintah Arab Saudi.

Namun, Pemerintah Indonesia tetap mengupayakan agar jemaah umrah asal Indonesia yang telah berangkat sebelum diterbitkannya larangan tersebut tetap dapat mendarat dan melakukan ibadah umrah dengan baik.

Penulis : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
05:53
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 1.503.900 POSITIF KORONA, 340.112 SEMBUH, 89.931 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI AS MELEBIHI TIONGKOK DAN TERTINGGI DI DUNIA DENGAN 432.579 KASUS   JUMLAH KASUS KORONA DI ITALIA: 139.422 POSITIF KORONA, 26.491 SEMBUH, 17.669 MENINGGAL DUNIA   ASOSIASI KESEHATAN ITALIA (FNOMCEO): 100 DOKTER DI ITALIA MENINGGAL AKIBAT VIRUS KORONA   KBRI SINGAPURA: ADA 45 WNI YANG TERINFEKSI KORONA DI SINGAPURA   SEORANG PERAWAT DI RSUP KARIADI SEMARANG MENINGGAL DUNIA AKIBAT TERINFEKSI KORONA   NEKAT MUDIK DI TENGAH PANDEMI KORONA, 725 WARGA JOMBANG DIKARANTINA DI GEDUNG SD   MENDAGRI MINTA PEMDA SIAPKAN JARING PENGAMAN SOSIAL HADAPI PANDEMI KORONA   SEBANYAK 3.630 ORANG JALANI "RAPID TEST" KORONA DI DEPOK, 176 DI ANTARANYA POSITIF TERJANGKIT   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN SEBUT PSBB BERTUJUAN UNTUK MENYELAMATKAN KITA DARI PANDEMI KORONA   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: OJEK DARING HANYA BOLEH MENGANGKUT BARANG SELAMA PENERAPAN PSBB DI JAKARTA   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: OJEK DARING DILARANG MENGANGKUT PENUMPANG SELAMA PENERAPAN PSBB DI JAKARTA