Kompas TV nasional sapa indonesia

Sejumlah Pihak Geram Karena Banjir Terus Berulang, Tanggapan Anies?

Kamis, 27 Februari 2020 | 22:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sudah 3 hari permukiman warga di Kawasan Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara terendam banjir.

Ketinggian air mencapai 20 hingga 60 cm.

Akibat  banjir yang tak kunjung surut, ativitas warga terganggu dan sekolah masih diliburkan karena air menggenangi halaman dan ruang kelas.

Untuk mengatasi banjir di Jakarta dan sekitarnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyebutkan akan fokus pada pembenahan 3 Sungai dengan melibatkan 3 Provinsi, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Namun, Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan Gubernur Banten, Wahidim Halim tak hadir dalam rapat itu.

Ketidakhadiran Anies Baswedan membuat Ketua Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Lasarus geram. 

Soal ketidakhadirannya dalam rapat di DPR, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku masih berkonsentrasi menangani banjir,

Anies berjanji pihaknya akan menjalankan semua program terkait penanganan banjir.  Namun ada program yang baru bisa dijalankan setelah banjir surut.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombusdman RI Jakarta Raya, Teguh Nugroho menduga ada mala-administrasi dalam penanganan banjir di Jakarta.

Hal itu terlihat dari belum adanya sistem peringatan dini untuk banjir karena hujan deras serta normalisasi sungai yang berjalan lambat karena pembebasan lahan

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan menegaskan Pemerintah Pusat dan Daerah seharusnya bekerja sama menangani banjir yang terus terjadi.

Perbaikan kondisi sungai wajib dilakukan, sambil terus mengingatkan warga agar tak membuang sampah ke aliran sungai.

Anggota DPRD DKI Jakarta,Fraksi PKS, Achmad Yani menyebutkan rapat di DPR untuk mencari solusi banjir ini seharusnya tetap diselenggarakan, bukannya dibatalkan.  

Jika Anies Baswedan tak dapat hadir, seharusnya bisa mengirimkan sejumlah perwakilan lainnya dari Pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
 

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:33
PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON RESMI JADI TUAN RUMAH KONFERENSI VIRTUAL BANTUAN UNTUK LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   DIRLANTAS POLDA METRO JAYA: PELANGGAR GANJIL-GENAP DI DKI JAKARTA DITILANG MULAI SENIN, 10 AGUSTUS 2020   KORBAN DARI TERSANGKA KASUS "FETISH" KAIN JARIK INGIN PEMERINTAH SEGERA MELAKUKAN PEMBAHASAN & PENGESAHAN RUU PKS   SEKJEN PDI-P HASTO KRISTIYANTO: PILKADA 2020 AKAN JADI STIMULUS PENGGERAK DI TENGAH LESUNYA PEREKONOMIAN   INDIKATOR POLITIK INDONESIA MINTA PENYELENGGARA PEMILU AWASI CALON PETAHANA SOAL PEMBERIAN BANSOS SELAMA PANDEMI   KEMDIKBUD MEMINTA SEKOLAH TERAPKAN KURIKULUM YANG SAMA BAGI SISWA BELAJAR DI RUMAH DAN DI SEKOLAH   FSGI: KEBIJAKAN PEMERINTAH IZINKAN SEKOLAH TATAP MUKA DI WILAYAH ZONA KUNING BERPOTENSI JADI KLASTER BARU KORONA   SATGAS COVID-19 JAWA TIMUR AKAN TUNGGU WILAYAH MENJADI ZONA HIJAU SEBELUM MEMBUKA SEKOLAH TATAP MUKA   KEPALA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO BERHARAP PIHAK TERKAIT PILIH ORANG YANG TEPAT UNTUK EDUKASI & SOSIALISASI MASKER   KEPALA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO SEBUT ANGKA KESADARAN MENGGUNAKAN MASKER DI INDONESIA MASIH RENDAH   KABUPATEN KULON PROGO, YOGYAKARTA MENCATAT KASUS KEMATIAN PERTAMA AKIBAT KORONA   PENGADILAN NEGERI SURABAYA TUTUP PELAYANAN SELAMA DUA PEKAN SETELAH TUJUH ASN POSITIF KORONA   GUBERNUR SUMSEL: SEMUA PASIEN KONTAK ERAT & KASUS SUSPEK AKAN MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH MASING-MASING   GUBERNUR SUMSEL: MULAI 31 AGUSTUS 2020, WISMA ATLET JAKABARING PALEMBANG TAK LAGI RAWAT PASIEN KORONA