HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Menkes: Pasien di Semarang Meninggal Karena Flu Babi

Kamis, 27 Februari 2020 | 17:10 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Seorang pasien meninggal di RSUP Kariadi Semarang.

Namun penyebabnya bukan karena terinfeksi Covid 19 atau virus corona, melainkan virus H1N1.

Adapun virus H1N1 biasanya menyebabkan penyakit flu babi tak menular ke masyarakat sekitar.

Menurut Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto para peneliti menemukan hasil ini dari pasien melalui pemeriksaan PCR atau Polymera Se Chain Reaction, sebanyak 2 kali.

Karena untuk H1N1 sudah ada obatnya ometamisir dan persedian obat tersedia di Kementerian Kesehatan.

Saat ditanya mengapa pemakaman pasien tersebut mirip dengan orang yang terinfeksi virus corona, Terawan menjawab hal itu terjadi lantaran ia terjangkit virus yang bisa menginfeksi.

Baca Juga: Menkes Terawan Ungkap Alasan Kepulauan Seribu Jadi Tempat Observasi WNI dari Virus Corona

Sebelumnya, seorang pasien di Semarang datang mengeluhkan sesak napas, batuk, dan demam.

Dia sebelumnya melakukan perjalanan Spanyol-Dubai-Jakarta.

Dia mulai dirawat di RSUD dr Kariadi Semarang setempat pada 17 Februari, kemudian dibawa ke RSUP pada 19 Februari dan meninggal pada Minggu (23/2).

 

 

Penulis : Yuilyana



BERITA LAINNYA

Ngopi

Jaga Jarak, Jaga Diri - NGOPI (Bag2)

Rabu, 1 April 2020 | 18:05 WIB
Ngopi

Jaga Jarak, Jaga Diri - NGOPI (Bag4)

Rabu, 1 April 2020 | 18:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
18:43
ADA 1.677 KASUS POSITIF KORONA DI INDONESIA, 103 DI ANTARANYA TELAH DINYATAKAN SEMBUH   WHITE HORSE GROUP BEKERJA SAMA DENGAN KEMENPAREKRAF SIAPKAN 6 BUS ANTAR-JEMPUT TENAGA MEDIS VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH SATU VISI DALAM MENANGANI PANDEMI VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKOWI PASTIKAN FASILITAS ISOLASI DI PULAU GALANG, BATAM, BEROPERASI PADA 6 APRIL 2020   WAKIL BUPATI LUWU TIMUR, SULSEL, IRWAN BACHRI SYAM SUMBANGKAN SELURUH GAJINYA UNTUK TANGGULANGI KORONA   OJK INGATKAN KEPADA INDUSTRI KEUANGAN TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN ATAS KONDISI YANG TERJADI AKIBAT KORONA   MENKEU SRI MULYANI SUNTIK DANA RP 3 TRILIUN KE BPJS KESEHATAN UNTUK BISA SEGERA BAYAR TAGIHAN RS   KEMENTERIAN ESDM: PELANGGAN LISTRIK PRABAYAR GOLONGAN 450 VA & 900 VA AKAN DAPAT TOKEN GRATIS SELAMA 3 BULAN KE DEPAN   DITLANTAS POLDA METRO JAYA UNDUR WAKTU PENYERAHAN BARANG BUKTI TILANG KE KEJARI DKI AKIBAT ADA PANDEMI KORONA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SEDIAKAN "RAPID TEST" KORONA DI PUSKESMAS DAN RSUD DI PULAU PRAMUKA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SIAPKAN DUA PULAU SEBAGAI TEMPAT ISOLASI PASIEN KORONA   DOKTER SPESIALIS PARU ERLINA BURHAN INGATKAN MASYARAKAT TIDAK "PANIC BUYING" BELI MASKER DI TENGAH PANDEMI KORONA   MENSOS JULIARI BATUBARA: PROGRAM BANTUAN SOSIAL SELAMA PANDEMI KORONA SEGERA DISALURKAN   PRESIDEN JOKOWI DIGUGAT OLEH KELOMPOK PEDAGANG ECERAN KARENA DIANGGAP LALAI ANTISIPASI PANDEMI VIRUS KORONA