HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

"Pansus Untuk Banjir, Bukan Pansus Untuk Anies Baswedan"

Kamis, 27 Februari 2020 | 13:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Hujan interupsi langsung bermunculan saat rapat pembahasan banjir diadakan di Komisi V DPR dengan mengundang sejumlah pihak terkait.

Interupsi terjadi lantaran tiga Gubernur yang diundang yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Banten Wahidin Halim, tak satu pun yang hadir.

Padahal di saat yang sama, wakil dari pemerintah pusat yang terdiri dari Menteri PUPR Basuki Hadimulyono, Kepala Basarnas serta Kepala BMKG hadir dan bersiap mengikuti rapat.

Usulan pembentukan pansus banjir pun akhirnya mengemuka.

Usulan pansus penanganan banjir tidak hanya datang dari anggota dewan di DPR saja.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik menilai, adanya usulan pansus penanganan banjir sepatutnya tidak perlu dikhawatirkan.

Bagi Taufik, pansus adalah niat baik DPRD untuk mencari solusi penanganan banjir.

Banjir yang melanda Jakarta dan sejumlah daerah penyangga Ibu Kota Selasa (25/02/2020) kemarin menyebabkan lumpuhnya Ibu Kota.

Tak hanya akibat tergenang banjir, tetapi juga karena kemacetan parah yang terjadi.

Para Wakil Rakyat baik di DPR RI maupun DPRD DKI Jakarta tampaknya mulai mendorong permasalahan banjir di Jakarta dan sekitarnya, dibahas dalam bentuk panitia khusus atau pansus untuk mencari solusi penanganan banjir.

Sudah sejauh mana usulan membentuk pansus ini berjalan dan apa yang diharapkan dari pansus ini nantinya?

Simak dialog bersama Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono, Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi PAN Zita Anjani, dan Analis Politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno.
 

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
17:40
BACA E-PAPER KOMPAS GRATIS DARI RUMAH. GUNAKAN KODE KOMPASWFH, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/EPAPERKOMPAS   INGGRIS DAN AUSTRALIA IMBAU WARGANYA SEGERA TINGGALKAN INDONESIA YANG DILANDA PANDEMI KORONA   WALI KOTA DEPOK SEBUT DARI 1.443 ORANG YANG IKUTI "RAPID TEST" DI DEPOK, JAWA BARAT, 40 POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   HINDARI PENOLAKAN DARI WARGA, GUBERNUR SULSEL SEDIAKAN MAKAM KHUSUS JENAZAH TERINFEKSI VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH SATU VISI TANGANI PANDEMI KORONA   PRESIDEN JOKOWI SEBUT PEMBATASAN SOSIAL DAN LALU LINTAS YANG DILAKUKAN DAERAH SEJAUH INI MASIH WAJAR   PEMKAB GIANYAR, BALI, SIAPKAN SATU HOTEL KHUSUS BAGI TENAGA MEDIS YANG MENANGANI VIRUS KORONA   KEMENAG PASTIKAN ARAB SAUDI TIDAK BATALKAN HAJI 2020    PRAJOGO PANGESTU SUMBANG PERALATAN MEDIS RP 30 MILIAR UNTUK PENANGANAN KORONA KE RS DI DKI, JABAR, DAN BANTEN   PRESIDEN JOKOWI TINJAU RS DARURAT UNTUK TANGANI PASIEN TERINFEKSI VIRUS KORONA DI PULAU GALANG, BATAM, KEPRI   JEPANG LAKUKAN UJI KLINIS UNTUK MELIHAT EFEKTIVITAS AVIGAN DALAM MENYEMBUHKAN PASIEN TERINFEKSI VIRUS KORONA   CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA, KEMENKUMHAM GANDENG PMI SEMPROTKAN DISINFEKTAN DI LAPAS   RUSIA KIRIM PESAWAT UNTUK BAWA BANTUAN MEDIS KE AS YANG TENGAH HADAPI PANDEMI KORONA   CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA, KEMENKUMHAM BEBASKAN 5.556 NARAPIDANA