HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Pemberian Insentif Pariwisata Bisa Diperpanjang Jika Virus Corona Belum Membaik

Rabu, 26 Februari 2020 | 23:53 WIB
pemberian-insentif-pariwisata-bisa-diperpanjang-jika-virus-corona-belum-membaik
Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan insentif pariwisata untuk sektor penerbangan bisa diperpanjang, jika kondisi merebaknya virus corona belum juga membaik. Sebelumnya insentif itu akan diberikan selama tiga bulan, mulai Maret hingga Mei 2020.

"Kami berikan (insentif) tiga bulan dulu. Kalau situasi belum pulih, kami pertimbangkan untuk diperpanjang," ujar Budi Karya saat ditemui seusai menghadiri diskusi bertajuk 'Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara' di Jakarta Pusat, Rabu, 26 Februari 2020.

Pemerintah telah menetapkan skema insentif pariwisata untuk industri penerbangan dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo alias Jokowi kemarin, Selasa, 25 Februari. Melalui insentif yang dikucurkan, maskapai didorong memberikan diskon mulai 40 hingga 50 persen kepada penumpang.

Adapun diskon tiket pesawat diberikan untuk tujuan rute-rute tertentu, yakni 10 destinasi. diantaranya:

1. Batam
2. Denpasar
3. Yogyakarta
4. Labuan Bajo
5. Lombok
6. Malang
7. Manado
8. Silangit
9. Tanjung Pandan
10. Tanjung Pinang

"Penentuan 10 destinasi ini sudah dikoordinasikan dengan semua kementerian/lembaga terkait, kami berkoordinasi dengan baik dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," kata Novie Riyanto, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (25/2/20).

Besaran diskon yang ditetapkan pun berbeda-beda sesuai dengan kelas penumpang. Untuk tiket full service seperti Garuda akan diberikan diskon 45 persen, medium class 48 persen, dan low cost carrier diberikan diskon 50 persen dari total harga tiket.

Penulis : Laura Elvina

1
2



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
10:19
BACA E-PAPER KOMPAS GRATIS DARI RUMAH. GUNAKAN KODE KOMPASWFH, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/EPAPERKOMPAS   BAYERN MUENCHEN PERPANJANG MASA BAKTI PELATIH MEREKA HANSI FLICK HINGGA 2023   AJANG BALAP SEPEDA DI SWISS, TOUR DE SUISSE (TDS), DITUNDA AKIBAT ADANYA PANDEMI KORONA   JUMLAH KASUS KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA MELEBIHI TIONGKOK DENGAN 275.586 KASUS, 9.707 DI ANTARANYA TELAH SEMBUH   ANGKA KEMATIAN KARENA KORONA DI ITALIA MENCAPAI 14.681 JIWA, TERTINGGI DI DUNIA   ITALIA PERPANJANG MASA KARANTINA HINGGA 13 APRIL MENDATANG   PEMPROV JAWA TIMUR SIAPKAN RP 2,3 TRILIUN UNTUK PENANGANAN KORONA   PEMKOT SEMARANG SIAPKAN 180.000 PAKET SEMBAKO UNTUK WARGA TERDAMPAK KORONA   "HOTLINE" LAYANAN PENJEMPUTAN PENDONOR OLEH PMI JAKARTA SELATAN 0831-5132-8327   PMI JAKARTA SELATAN SIAPKAN LAYANAN PENJEMPUTAN BAGI PENDONOR SELAMA MASA PANDEMI VIRUS KORONA   DISNAKERTRANS DKI MENCATAT 3.611 PEKERJA DI WILAYAH JAKARTA TERKENA PHK AKIBAT VIRUS KORONA   WAKIL KETUA KOMISI IX DPR NIHAYATUL WAFIROH MEMINTA PEMERINTAH PERCEPAT MENDETEKSI VIRUS KORONA   PBNU IMBAU NAHDLIYIN UNTUK MENGIKUTI ATURAN PEMERINTAH SOAL MUDIK LEBARAN   JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 1.986 JIWA, 134 DI ANTARANYA TELAH DINYATAKAN SEMBUH