HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Viral! Kisah Pilu 6 Anak Jadi Yatim Piatu, Ayah dan Ibu Meninggal di Hari yang Sama

Rabu, 26 Februari 2020 | 23:15 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.TV - Rumah di kawasan Sepinggan, Balikpapan selatan ini menjadi perhatian warga, setelah sebuah postingan yang ramai di media sosial.

Postingan itu mengisahkan enam anak yang menjadi yatim piatu setelah ditinggal kedua orangtuanya, Siti Hardyanti Ode (26 tahun) dan Yahya Hardani (33 tahun). Mereka meninggal dunia pada hari Minggu (23/2/2020).

Keenam anak itu, yakni Ali Mardani (9 tahun), Alika Mardani (7 tahun), Alifa Alfira Mardani (6 tahun), Aldo Lilah Mardani 4 tahun, Dira Naura Mardani (2 tahun),dan seorang bayi bernama Syafayanti Bulan Mardani yang baru berusia 1 bulan 6 hari.

Baca Juga: TOP3NEWS: Tersangka Susur Sungai Jadi 3 Orang | WNI World Dream Dievakuasi | Anies Tak Rapat Banjir

Dari kisah sang nenek, Wa Ode Rusdiana, mereka lebih dulu ditinggalkan sang ibu. Ia meninggal setelah melahirkan anak keenam dan mengalami sakit tekanan darah tinggi.

Berselang 6 jam kemudian, ayah dari anak-anak ini menyusul meninggal dunia dengan sakit yang sama, sesaat mendengar istrinya meninggal dunia.

Yahya Hardani pun sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Kini, setelah orangtua mereka meninggal, keenamnya dirawat oleh kakek dan neneknya yang sehari hari mengandalkan hasil jualan dari toko kelontong kecil.

Baca Juga: 3 Guru Tersangka Tragedi Susur Sungai Digunduli, Kenapa?

Mereka diketahui tinggal di kawasan RT 20 Kelurahan Sepinggan Raya, Kota Balikpapan, Kaltim.

Sementara itu, masyarakat yang mengetahui informasi tersebut terus datang memberikan dukungan moril serta memberikan santunan maupun kebutuhan sembako.

Pemerintah pun kini telah menghimpun data agar keenam anak ini bisa ditanggung oleh Dinas Sosial Kota Balikpapan.

#Viral #YatimPiatu #Balikpapan


 

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
04:19
PEMERINTAH TIONGKOK AKAN MENGUJI VAKSIN VIRUS KORONA KE HEWAN PADA AKHIR MEI 2020   ANGKA KEMATIAN AKIBAT KORONA DI ITALIA MENCAPAI 12.428 JIWA, TERTINGGI DI DUNIA   KOMITE OLIMPIADE TIONGKOK (COC) DUKUNG KEPUTUSAN PENUNDAAN OLIMPIADE TOKYO 2020 AKIBAT KORONA   NASIB F1 GP INGGRIS 2020 DI TENGAH PANDEMI KORONA AKAN DITENTUKAN PADA AKHIR APRIL 2020   PEMKAB PESISIR SELATAN, SUMBAR, BEBASKAN PAJAK HOTEL, RESTORAN, RUMAH MAKAN, DAN KAFE SELAMA 3 BULAN KARENA KORONA   MATAHARI DEPARTMENT STORE TUTUP SEMENTARA SEMUA GERAINYA HINGGA 13 APRIL 2020 AKIBAT ADANYA VIRUS KORONA   SATU KARYAWANNYA POSITIF TERJANGKIT KORONA, UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA TUTUP LAYANAN SEPEKAN   POLRESTABES MAKASSAR USUT PROVOKATOR PENOLAKAN PEMAKAMAN JENAZAH ANGGOTA DPRD SULAWESI SELATAN   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO MINTA MASYARAKAT TIDAK MENOLAK PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN KORONA   PEMPROV DIY TENGAH MENGGODOK BENTUK PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR (PSBB) DI TENGAH PANDEMI KORONA   PEMKOT YOGYAKARTA GANDENG PENGEMUDI OJEK "ONLINE" SALURKAN KEBUTUHAN POKOK WARGA SELAMA MASA DARURAT KORONA   PEMKOT BEKASI PERPANJANG MASA PENGHENTIAN SEMENTARA KEGIATAN PERKANTORAN HINGGA 14 APRIL 2020   PRESIDEN JOKOWI SEBUT RS DARURAT KORONA DI PULAU GALANG, BATAM, AKAN DIJADIKAN PUSAT RISET PENYAKIT MENULAR   KOMISI XI DPR SEGERA BAHAS PERPPU KEBIJAKAN KEUANGAN NEGARA DAN STABILITAS SISTEM KEUANGAN UNTUK PENANGANAN KORONA