HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

FULL! BASUKI : Pemerintah Kucurkan Rp 6 Triliun Untuk Banjir

Rabu, 26 Februari 2020 | 19:05 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Usai Menghadiri RDP Komisi V DPR RI yang akhirnya ditunda karena ketidakhadiran 3 gubernur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memaparkan konsep penanganan banjir.

Menurutnya penanganan banjir di Jakarta tak semata-mata hanya dibebankan pada gubernur.

Dirinya sebagai Menteri PUPR merasa turut andil dalam mendetailkan masalah banjir, termasuk persoalan sungai.

Basuki menilai persoalan banjir bukan karena batasan administrasi, melainkan pekerjaan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga: DPR Tunda Rapat Penangaan Banjir sampai Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Wahidin Halim Hadir

Maka dari itu dari pemerintah pusat kini tengah mentenderkan pompa di kali Sentiong, yang masuk dalam ranah APBN.

“Kami sekarang mentenderkan masang pompa di kali sentiong, itu APBN. Ini jakarta ibu kota negara, jangan dipecah2 kewenangan, saya gak suka. Jadi tanggung jawab kalau ada banjir di jakarta.” Ujar Basuki saat diwawancara usai rapat dengar pendapat di DPR RI.

Lebih lanjut ia juga memaparkan bahwa kondisi banjir sudah terjadi di banyak tempat, tidak hanya di Jakarta.

“Dimana-mana banjir, seperti Sampang, Pasuruan, Langkat juga banjir, artinya sudah terjadi kerusakan lingkungan. Pak presiden bentuk yayasan vetiver untuk menanam vetiver menahan longsoran, seperti di Sukajaya di waduk Wonogiri, ditanam penghijauan.”kata Basuki

Untuk itu pemerintah pun telah mengucurkan dana sekitar Rp 6 triliun untuk penanganan banjir di seluruh wilayah.

Kemudian terkait banjir Jakarta, Basuki pastikan hingga kini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus berkoordinasi dengan pihaknya terkait banjir.

Baca Juga: Mangkir Rapat Bahas Banjir, ke Mana Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Wahidin?

Ia menepis adanya kerenggangan komunikasi antara pemprov dengan pemerintah pusat terkait penanganan banjir ini.

Penulis : Yuilyana



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
21:56
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   BACA EPAPER KOMPAS GRATIS DARI RUMAH. GUNAKAN KODE KOMPASWFH. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/EPAPERKOMPAS   KEMENKOP & UKM AJAK PELAKU KOPERASI DAN UMKM MEMPRODUKSI MASKER KAIN DI TENGAH PANDEMI KORONA   PEMKOT TANGSEL SIAPKAN RP 100 MILIAR UNTUK PENANGANAN KORONA   WALI KOTA DEPOK SEBUT BERKAS USULAN PSBB UNTUK WILAYAHNYA SUDAH LENGKAP   WALI KOTA DEPOK M IDRIS USULKAN PSBB DI BODEBEK AGAR PEMBATASAN ANGKUTAN UMUM TERINTEGRASI   BLUE BIRD BATASI KAPASITAS PENUMPANG HANYA 50% SAAT PSBB DIBERLAKUKAN DI JAKARTA   GRAB INDONESIA MINTA LAYANAN TRANSPORTASI RODA 2 TETAP DIPERBOLEHKAN ANGKUT PENUMPANG SAAT PSBB DI JAKARTA   OPERASIONAL KERETA BANDARA SOEKARNO-HATTA DAN KUALANAMU DIHENTIKAN SEMENTARA MULAI 12 APRIL-31 MEI 2020   RUAS TOL JORR SEKSI S, JAKARTA, DISEMPROT DISINFEKTAN UNTUK CEGAH PENYEBARAN KORONA   KEMENTERIAN PPPA BELUM MEMILIKI DATA JUMLAH ANAK-ANAK YANG TERPAPAR VIRUS KORONA   PEMERINTAH MENGGESER CUTI BERSAMA HARI RAYA IDUL FITRI DARI MEI 2020 KE DESEMBER 2020 AKIBAT PANDEMI KORONA   PEMERINTAH TELAH MENGANGGARKAN RP 405,1 TRILIUN UNTUK PENANGANAN KORONA