HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas siang

Persiapan Observasi WNI Kru Kapal World Dream di Pulau Sebaru Kecil

Rabu, 26 Februari 2020 | 14:30 WIB

PULAU SEBARU, KOMPAS.TV - Rencana penjemputan WNI anak buah kapal World Dream yang melepaskan jangkar di perairan Internasional, semakin matang.

Hari ini, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan Satu, Korgab-Wilhan, Laksamana Madya Yudo Margono, melepas tim satuan gabungan observasi WNI, di Pulau Sebaru Kepulauan Seribu Jakarta.

Sebanyak 762 personel gabungan, diberangkatkan untuk mengobservasi 188 WNI ABK tersebut.

Proses pelepasan dilakukan di markas komando lintas laut militer, Koja Jakarta Utara, dimulai dengan apel kesiapan personel gabungan. 

Tim gabungan ini, terdiri dari jajaran TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, dan BNPB.

Seluruh prosedur selama observasi pencegahan virus Corona baru, di pulau Sebaru, serupa dengan proses observasi WNI, di Natuna Kepulauan Riau, melibatkan kapal-kapal angkatan laut.

Diperkirakan 188 WNI akan tiba di pulau tersebut pada 28 Februari 2020 mendatang.

Di Pulau Sebaru Kecil, 188 WNI yang merupakan anak buah kapal itu akan diobservasi selama 14 hari.

Pulau Sebaru Kecil terletak di gugusan pulau Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Alasan pulau tersebut dipilih menjadi lokasi observasi virus corona adalah karena pulau ini tidak berpenghuni dan berfungsi sebagai lokasi wisata.

KRI Dr Soeharso telah berangkat meninggalkan dermaga Koarmada II Surabaya, Jawa Timur.

Sebelumnya, otoritas terkait menyatakan KRI Dr Soeharso dipersiapkan untuk menjadi lokasi observasi kesehatan 74 warga negara Indonesia yang berada di kapal pesiar Diamond Princess.

Dan kini, KRI Dr Soeharso akan menjemput 188 WNI anak buah kapal pesiar World Dream di Selat Johor yang menghentikan kegiatannya untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Penulis : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:33
BACA E-PAPER KOMPAS GRATIS DARI RUMAH. GUNAKAN KODE KOMPASWFH, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/EPAPERKOMPAS   BAYERN MUENCHEN PERPANJANG MASA BAKTI PELATIH MEREKA HANSI FLICK HINGGA 2023   AJANG BALAP SEPEDA DI SWISS, TOUR DE SUISSE (TDS), DITUNDA AKIBAT ADANYA PANDEMI KORONA   JUMLAH KASUS KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA MELEBIHI TIONGKOK DENGAN 275.586 KASUS, 9.707 DI ANTARANYA TELAH SEMBUH   ANGKA KEMATIAN KARENA KORONA DI ITALIA MENCAPAI 14.681 JIWA, TERTINGGI DI DUNIA   ITALIA PERPANJANG MASA KARANTINA HINGGA 13 APRIL MENDATANG   PEMPROV JAWA TIMUR SIAPKAN RP 2,3 TRILIUN UNTUK PENANGANAN KORONA   PEMKOT SEMARANG SIAPKAN 180.000 PAKET SEMBAKO UNTUK WARGA TERDAMPAK KORONA   "HOTLINE" LAYANAN PENJEMPUTAN PENDONOR OLEH PMI JAKARTA SELATAN 0831-5132-8327   PMI JAKARTA SELATAN SIAPKAN LAYANAN PENJEMPUTAN BAGI PENDONOR SELAMA MASA PANDEMI VIRUS KORONA   DISNAKERTRANS DKI MENCATAT 3.611 PEKERJA DI WILAYAH JAKARTA TERKENA PHK AKIBAT VIRUS KORONA   WAKIL KETUA KOMISI IX DPR NIHAYATUL WAFIROH MEMINTA PEMERINTAH PERCEPAT MENDETEKSI VIRUS KORONA   PBNU IMBAU NAHDLIYIN UNTUK MENGIKUTI ATURAN PEMERINTAH SOAL MUDIK LEBARAN   JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 1.986 JIWA, 134 DI ANTARANYA TELAH DINYATAKAN SEMBUH