Kompas TV klik360 cerita indonesia

Ahok Mulai Beraksi Berantas Mafia Migas, Permainan Pencuri Uang Negara Ketahuan!

Selasa, 25 Februari 2020 | 07:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dinilai sudah merintis jalan menghentikan laju mafia migas yang merugikan negara dan membuat negara terus menggantungkan diri pada impor BBM.

Hal ini lantaran Ahok sudah mendorong sistem transparansi dengan cara membuka data-data terkait pengadaan impor BBM Pertamina sehingga kini bisa diakses oleh publik.

Penilaian itu disampaikan oleh peneliti Alpha Research Database Indonesia Ferdy Hasiman dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Ahok sudah mulai melakukan sesuatu yang baru dengan cara membuka informasi-informasi penting di sektor hilir," ujar Ferdy Hasiman dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: [GRAFIS] Inilah Beda Cara Ahok dan Anies Baswedan Mengatasi Banjir di Jakarta...

Dilansir dari Kompas.com, kata Ferdy, sejak dahulu pengadaan BBM di sektor hilir Pertamina tidak pernah transparan ke publik. Hal ini kata dia, karena sektor hilir menjadi pusat permainan para mafia migas.

Cara yang dilakukan adalah dengan bekerja sama dengan politisi agar Indonesia terus mengimpor BBM. Dari sinilah, para mafia mendapatkan keuntungan.

Kini kata Ferdy, dengan dibukanya informasi terkait kebijakan impor BBM oleh Pertamina, masyarakat bisa memelototi siapa pemenang tender, berapa kuota, hingga jenis BBM yang diimpor Pertamina.

Para mafia minyak itu pula lanjut dia, selalu bermain dalam proses tender pengadaan BBM baik badan usaha maupun perorangan.

Baca Juga: Erick Thohir: Presiden Jokowi Gila Kerja!

Permainan mafia migas membuat harga minyak yang didapat Pertamina jauh lebih mahal dan berefek pada keuangan negara.

Menurut Ferdy, praktik mafia migas merupakan cara mengambil uang negara paling canggih dan sulit dilakukan orang-orang biasa.

"Praktik seperti ini harus dihentikan agar Pertamina menjadi perusahaan bersih dan benar-benar bertugas mendistribusikan BBM dan membeli BBM dengan baik dan benar," kata dia.

#Ahok #Pertamina #ErickThohir 

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA


Peristiwa

Tabrak Pohon, Truk Terguling ke Sawah

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 23:40 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:15
SEBANYAK 831 ORANG LUKA-LUKA DAN 28 LAINNYA TEWAS AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 7 DI TURKI   SEBANYAK 51 ORANG DAN 2 LAINNYA TEWAS AKIBAT LEDAKAN PIPA GAS DI KOTA SAMAWAH, IRAK   PETENIS NOMOR DUA DUNIA, SIMONA HALEP, POSITIF TERINFEKSI KORONA   MANTAN AKTOR JAMES BOND, SEAN CONNERY, MENINGGAL DUNIA PADA USIA 90 TAHUN   PEBALAP LEWIS HAMILTON JADI YANG TERCEPAT PADA SESI LATIHAN BEBAS PERTAMA FORMULA 1 GRAND PRIX EMILIA ROMAGNA   RUSIA JANJI BANTU ARMENIA JIKA PERANG MELAWAN AZERBAIJAN SUDAH MENYENTUH YEREVAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MINTA MASYARAKAT TAK ANARKISTIS TANGGAPI PERNYATAAN PRESIDEN PERANCIS   SLOVAKIA MULAI PENGUJIAN VIRUS KORONA SECARA MASSAL   SATGAS COVID-19 SUKABUMI: 31 WISATAWAN YANG SEDANG BERWISATA REAKTIF DARI HASIL TES CEPAT KORONA   SATGAS COVID-19: 739.722 SDM TENAGA KESEHATAN SUDAH DISIAPKAN UNTUK VAKSINASI KORONA   PEMPROV JABAR TETAPKAN UMP 2021 SAMA SEPERTI UMP 2020 SEBESAR RP 1.810.351   PEMKOT JAKSEL: HINGGA AKHIR OKTOBER 2020, VAKSINASI RABIES MENCAPAI 70% DARI TARGET 6.500 EKOR HEWAN PELIHARAAN   KEMENTERIAN PUPR: CAPAIAN PEMBANGUNAN PROGRAM SEJUTA RUMAH PER 26 OKTOBER 2020 SEBANYAK 532.254 UNIT   BNPB: TERHITUNG DARI 1 JANUARI-31 OKTOBER 2020, ADA 2.402 BENCANA DI INDONESIA