HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional indonesia update

Waduh! Gedung DPR Dipenuhi Asap Pekat, Ada Apa?

Senin, 24 Februari 2020 | 19:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto,  Jakarta, dipenuhi asap pekat pada Senin siang (24/02/2020).

Kepanikan terjadi usai asap tebal menyelimuti gedung nusantara tiga kompleks DPR/MPR Jakarta.  

Alarm kebakaran yang berada di Gedung Nusantara III pun terdengar. Para pegawai dan tamu yang sedang berada di gedung tersebut berhamburan keluar.

Tak lama berselang, sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran segera tiba di lokasi.

Lokasi yang diduga terbakar berada di Lantai 8 Gedung Nusantara III di Gedung DPR.

Tak terlihat adanya kobaran api, hanya asap putih yang memenuhi ruangan lobi Gedung Nusantara III.

Sebelumnya, kepanikan terjadi di gedung Nusantara III DPR RI, Senin (24/2) siang. Asap pekat menyelimuti menyelimuti lantai 8 gedung tempat para anggota dewan tersebut bekerja. Seorang saksi juga menyebutkan bahwa sebelumnya bertemu dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo juga melakukan evakuasi diri karena tak kuat melihat asap yang begitu pekat.

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar memastikan tak ada kebakaran di Gedung Nusantara III, DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Indra menyebut asap yang mengepul keluar dari sistem pemadam kebakaran aerosol, bukan karena api melainkan sistem aerosol yang terlalu sensitif. 

 

Penulis : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:11
ADA 1.677 KASUS POSITIF KORONA DI INDONESIA, 103 DI ANTARANYA TELAH DINYATAKAN SEMBUH   BACA E-PAPER KOMPAS GRATIS DARI RUMAH. GUNAKAN KODE KOMPASWFH, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/EPAPERKOMPAS   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH SATU VISI DALAM MENANGANI PANDEMI VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKOWI PASTIKAN FASILITAS ISOLASI DI PULAU GALANG, BATAM, BEROPERASI PADA 6 APRIL 2020   WAKIL BUPATI LUWU TIMUR, SULSEL, IRWAN BACHRI SYAM SUMBANGKAN SELURUH GAJINYA UNTUK TANGGULANGI KORONA   OJK INGATKAN KEPADA INDUSTRI KEUANGAN TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN ATAS KONDISI YANG TERJADI AKIBAT KORONA   MENKEU SRI MULYANI SUNTIK DANA RP 3 TRILIUN KE BPJS KESEHATAN UNTUK BISA SEGERA BAYAR TAGIHAN RS   KEMENTERIAN ESDM: PELANGGAN LISTRIK PRABAYAR GOLONGAN 450 VA & 900 VA AKAN DAPAT TOKEN GRATIS SELAMA 3 BULAN KE DEPAN   DITLANTAS POLDA METRO JAYA UNDUR WAKTU PENYERAHAN BARANG BUKTI TILANG KE KEJARI DKI AKIBAT ADA PANDEMI KORONA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SEDIAKAN "RAPID TEST" KORONA DI PUSKESMAS DAN RSUD DI PULAU PRAMUKA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SIAPKAN DUA PULAU SEBAGAI TEMPAT ISOLASI PASIEN KORONA   DOKTER SPESIALIS PARU ERLINA BURHAN INGATKAN MASYARAKAT TIDAK "PANIC BUYING" BELI MASKER DI TENGAH PANDEMI KORONA   MENSOS JULIARI BATUBARA: PROGRAM BANTUAN SOSIAL SELAMA PANDEMI KORONA SEGERA DISALURKAN   PRESIDEN JOKOWI DIGUGAT OLEH KELOMPOK PEDAGANG ECERAN KARENA DIANGGAP LALAI ANTISIPASI PANDEMI VIRUS KORONA