HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Megawati soal Formula E Monas: Kalau Gelar Kompetisi Aturan Jangan Dilanggar!

Minggu, 23 Februari 2020 | 10:10 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lakukan uji coba pengaspalan di Kawasan Monas untuk jalur balapan Formula E

Uji coba pengaspalan dilakukan di Kawasan Pintu Timur Monumen Nasional Jakarta Pusat.

Uji coba pengaspalan dilakukan dengan ukuran 4X14 meter.

Satuan Keamanan Monas menyebut, proses pengaspalan sudah berlangsung sejak Sabtu dini hari (22/2).

Baca Juga: Begini Penampakan Aspal Formula E yang Diuji Coba di Monas

Pihak PT. Jakarta Propertindo selaku penanggung jawab proyek jalur lintasan Formula E tidak tampak di sekitar proyek.

Menurut rencana, kawasan Monas akan menjadi jalur lintasan peserta balap mobil listrik ini sepanjang 2,6 kilometer. Balapan Formula E dijadwalkan berlangsung pada 6 Juni 2020.

Sebelumnya, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, mengkritik kebijakan Gubernur Dki Jakarta Anies Baswedan yang hendak menggelar balapan mobil listrik atau Formula E di Monas.

Megawati menilai Monas termasuk dalam cagar budaya dan penyelenggaraan acara di dalamnya harus sesuai aturan.

Baca Juga: Megawati Sayangkan Formula E Digelar di Monas, Sekda DKI Pastikan Tidak Akan Rusak Cagar Budaya

Sementara itu, pihak Jakpro mengatakan pengaspalan di area Sisi Timur Monas masih uji coba untuk sirkuit Formula E. Pengaspalan dilakukan dengan dua metode sandsheet dan geotextile.

Dua metode ini dilakukan untuk mengetahui metode mana yang cocok untuk nantinya dikembalikan ke model conblock.

Baca Juga: Formula E Akhirnya Diizinkan Ngegas di Monas

Penulis : edika ipelona



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:07
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   BACA EPAPER KOMPAS GRATIS DARI RUMAH. GUNAKAN KODE KOMPASWFH. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/EPAPERKOMPAS   BRUNEI DARUSSALAM SEBUT SUDAH 4 HARI TIDAK ADA KASUS BARU VIRUS KORONA DI NEGARANYA   DUA ORANG DI AS DIJERAT DENGAN PASAL TERORISME SETELAH MEREKA MENGKLAIM DENGAN SENGAJA MENYEBARKAN KORONA   PERHIMPUNAN HOTEL & RESTORAN INDONESIA (PHRI): 1.266 HOTEL DI SELURUH INDONESIA DITUTUP SEMENTARA KARENA KORONA   TRANSJAKARTA TERAPKAN PEMBATASAN JUMLAH PENUMPANG SAAT PSBB BESOK DIBERLAKUKAN   13 KORIDOR UTAMA TRANSJAKARTA TETAP BEROPERASI SAAT PSBB BESOK DIBERLAKUKAN   SEBANYAK 4,2 JUTA WARGA DI JABODETABEK AKAN MENDAPAT BANSOS SEMBAKO DARI PEMERINTAH   PEMERINTAH ANGGARKAN RP 360 MILIAR UNTUK INSENTIF BAGI SOPIR TAKSI, BUS, TRUK, DAN KERNET   PRESIDEN JOKOWI: SOPIR TAKSI, BUS, TRUK, DAN KERNET AKAN DAPAT INSENTIF RP 600.000 PER BULAN SELAMA 3 BULAN   KOMNAS HAM MINTA PEMERINTAH PASTIKAN NARAPIDANA KORUPSI JAGA JARAK DI TENGAH PANDEMI KORONA   PEMERINTAH: LEBIH DARI 18.000 ORANG MENDAFTAR SEBAGAI RELAWAN PENANGGULANGAN KORONA   PEMERINTAH: SAAT INI ADA LEBIH DARI 35.000 DOKTER YANG MENANGANI PASIEN KORONA DI INDONESIA