HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 sisi tv

Di Balik Kematian Ashraf Sinclair: Viral Pesan Berantai Ashraf Meninggal karena GERD, Benarkah?

Jumat, 21 Februari 2020 | 19:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Berita mengenai kematian Ashraf Sinclair yang terbilang secara mendadak ini sangat mengejutkan publik. Sejumlah artis dan warganet menyampaikan ucapan belasungkawa melalui cuitan di Twitter.

Nama Ashraf Sinclair pun trending di media sosial Twitter. Bukan cuma nama Ashraf, melainkan juga nama Bunga Citra Lestari dan anaknya, Noah Sinclair.

Di balik kabar duka itu, rupanya ramai beredar pesan berantai soal penyebab kematian Ashraf. Suami BCL ini dikabarkan meninggal bukan karena serangan jantung, melainkan karena GERD.

Baca Juga: Ashraf Sinclair Jadi Pemeran Utama Film Gatotkaca, Sempat Janjian dengan Hanung Bramantyo Hari ini

"Suami BCL katanya meninggal karena serangan jantung, dalam usia 40 tahun. ada teman dokter yang bilang kemungkinan karene GERD yang menekan jantung hingga tidak berfungsi," narasi dalam pesan berantai tersebut.

Lalu apakah benar pesan berantai yang menyebut Ashraf kemungkinan meninggal karena GERD atau asam lambung? 

Selain itu, Ashraf yang masih muda dan gemar berolahraga mengapa bisa terkena serangan jantung? Ternyata salah satu penyebabnya bisa dikarenakan skinny fat. 

Baca Juga: Ucapan Terima Kasih BCL di Tengah Kesedihan Saat Pemakaman Ashraf Sinclair

Temukan jawaban soal pesan berantai Ashraf meninggal karena gerd, skinny fat, olahraga CrossFit yang digemari Ashraf, hingga cara mencegah serangan jantung dalam program SISI TV.

#AshrafSinclair #BungaCitraLestari #AshrafMeninggal

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:16
MENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH SIAPKAN SOP SKENARIO KENORMALAN BARU UNTUK SEJUMLAH SEKTOR USAHA    KEMENAKER MENCATAT ADA 519 PERUSAHAAN YANG BELUM MEMBAYARKAN THR KEAGAMAAN KE KARYAWAN   BPTJ TEGASKAN PENUMPANG PESAWAT KE DKI JAKARTA WAJIB TUNJUKKAN HASIL PCR SERTA SURAT IZIN KELUAR MASUK JABODETABEK    KETUA GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19: TNI-POLRI HADIR DI RUANG PUBLIK BUKAN UNTUK TIMBULKAN KEGADUHAN   MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO BELUM BISA PASTIKAN MAL DI JAKARTA BUKA 5 JUNI 2020   HARGA MINYAK BELUM STABIL, PERTAMINA JAGA PRODUKSI HULU MIGAS   MENAG SEBUT PERIBADATAN DI RUMAH IBADAH AKAN DIBUKA SECARA BERTAHAP DENGAN MENAATI PROTOKOL KENORMALAN BARU   PEMDA YOGYAKARTA PERPANJANG STATUS TANGGAP DARURAT VIRUS KORONA HINGGA 30 JUNI 2020   MENDESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR: 47.030 DESA SUDAH TERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA   MENDESA PDTT: ADA 38 KABUPATEN/KOTA YANG PROGRES PENYALURAN DANA DESANYA MASIH NOL PERSEN   KETUA GUGUS TUGAS COVID-19: PENGERAHAN PERSONEL TNI-POLRI BUKAN UNTUK BUAT MASYARAKAT TAKUT DAN KHAWATIR   KEMENTERIAN LUAR NEGERI: ARAB SAUDI BELUM PUTUSKAN SOAL PELAKSANAAN IBADAH HAJI 2020   SULIT TAMPILKAN WISATA BUDAYA SAAT KENORMALAN BARU, BALI INGIN GENJOT WISATA ALAM   PRESIDEN JOKOWI MINTA PROTOKOL TATANAN NORMAL BARU DISOSIALISASIKAN SECARA MASIF KE MASYARAKAT