Kompas TV regional berita daerah

Anies Baswedan Ungkap Warga DKI Produksi Sampah 7.600 Ton Tiap Hari

Jumat, 21 Februari 2020 | 11:10 WIB
anies-baswedan-ungkap-warga-dki-produksi-sampah-7-600-ton-tiap-hari
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020). (Sumber: KOMPAS.com/NURSITA SARI)

JAKARTA, KOMPAS TV - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengungkapkan warga Ibu Kota memproduksi sampah sebanyak 7.600 ton per hari.

Sampah sebnayak itu, kata bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, rata-rata langsung dibuang masyarakat ke temat sampah. Kemudian diangkut petugas dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Anies menyampaikan demikian pada saat menghadiri peringatan HariPpeduli Sampah Nasional di Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, pada Jumat (21/2/2020).

Baca Juga: Manfaatke Sampah Plastik Daur Ulang, Kanggo Campuran Aspal

Pada momen tersebut, Anies meminta kepada masyarakat untuk mengubah pola pikir tentang sampah. Sebab, selama ini masyarakat kerap berpikir sampah tidak penting. Padahal justru sebaliknya.

"Sampah itu kita tempatkan seperti pemahaman kita tentang sampah, yakni tidak penting. Kita harus bangun di Jakarta perubahan mindset,” kata Anies pada Jumat (21/2/2020).

Anies mengajak masyarakat umtuk mengambil manfaat dari sisa sampah yang bisa diolah lebih lanjut yakni residu. “Ada yang bisa diambil namanya residu. Residu bisa diolah," ucap Anies.

Anies menambahkan, sebagian sampah tersebut bisa diolah oleh masyarakat di rumah masing-masing atau suatu tempat di lingkungan tempat tinggalnya.

Baca Juga: Hebat! Udinus Semarang Berhasil Olah Sampah Plastik Jadi Campuran Aspal!

"Kita di Jakarta lumayan aktif memproduksi residu per hari diangkut LH 7600 ton sisa. Sebagian sisa sebenarnya bisa digunakan kembali, tapi kita mindset-nya yang sisa tidak bisa digunakan, maka kita buang," tutur Anies.

Ia pun meminta agar masyarakat memulai kegiatan mengolah sampah dari yang mereka produksi sendiri. 

"Maunya kita ambil pisang tapi kulitnya orang lain yang urus. Sekarang kita ubah kulitnya kita urus sama-sama. Kita yang gunakan produk kita yang urus sisanya," kata Anies.

Editor : Tito Dirhantoro




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:21
18 TENAGA KESEHATAN RSUD 45 KUNINGAN, JAWA BARAT, POSITIF TERINFEKSI COVID-19   MANTAN KOMISIONER KPU WAHYU SETIAWAN DITUNTUT 8 TAHUN PENJARA TERKAIT KASUS HARUN MASIKU   MAHKAMAH AGUNG BELUM TERIMA SURAT PERMOHONAN PEMAKZULAN FAIDA SEBAGAI BUPATI JEMBER   SATGAS PENANGANAN COVID-19: KASUS BARU TERINFEKSI VIRUS KORONA MENCAPAI 1.679 PADA 3 AGUSTUS 2020    POLDA JATIM SEBUT SUDAH ADA 15 TERDUGA KORBAN KASUS DUGAAN PELECEHAN SEKSUAL BUNGKUS KAIN JARIK   KAPOLRES LHOKSEUMAWE AKBP EKO HARTANTO TERKONFIRMASI POSITIF TERJANGKIT VIRUS KORONA    SATGAS PENANGANAN COVID-19: ANGKA KEMATIAN AKIBAT VIRUS KORONA DI INDONESIA SEMAKIN MENURUN    PENGADILAN TINGGI DKI JAKARTA KUATKAN VONIS TIPIKOR PADA PN PUSAT KEPADA MANTAN DIRUT GARUDA EMIRSYAH SATAR   KAPOLDA METRO JAYA: PEREDARAN NARKOBA SAAT PANDEMI KORONA SAAT TINGGI   HONG KONG TUNDA PEMILU HINGGA 2021 AKIBAT PANDEMI COVID-19    GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL SEBUT PASIEN SEMBUH COVID-19 NAIK MENJADI 3.992 ORANG   PRESIDEN JOKOWI: ANGKA KEMATIAN DI INDONESIA LEBIH TINGGI 0,8 PERSEN DARIPADA KEMATIAN GLOBAL    PARTAI GERINDRA IKUT BERGABUNG DALAM GERBONG KOALISI PDI-P DI KOTA SOLO MENGUSUNG GIBRAN RAKABUMING RAKA   POLRESTABES PALEMBANG, SUMSEL, TAHAN DUA YOUTUBER PELAKU "PRANK" PAKET KURBAN BERISI SAMPAH