HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Rangga Sasana, Petinggi Sunda Empire Minta Penangguhan Penahan, Ini Alasannya...

Jumat, 21 Februari 2020 | 05:00 WIB

BANDUNG, KOMPAS.TV - Rangga Sasana, salah seorang petinggi Sunda Empire meminta haknya untuk penangguhan penahanan, menurutnya hak itu adalah hak seorang tahanan.

Menurut Rangga Sasana, kasus Sunda Empire bukanlah sebuah kasus besar hingga membuat kegaduhan di masyarakat.

Baca Juga: Petinggi Sunda Empire Mengaku Punya Deposito US$ 500 Juta

Pada proses pelaporan yang dilaporkan masyarakat terkait Sunda Empire, Rangga saat itu belum masuk ke dalam organisasi, melainkan masih menjadi panitia.

Menurut Rangga, dirinya mengajukan penangguhan penahanan karena ingin berobat.

Sudah sejak lama, dirinya sedang dalam kondisi yang tidak sehat, dengan berada di dalam tahanan, Ia tidak memiliki kesempatan untuk berobat bahkan penyakitnya justru bertambah buruk.

Baca Juga: Geledah Rumah Petinggi Sunda Empire, Polisi Sita Sejumlah Atribut

Menurut kuasa hukum Sunda Empire, Erwin Syahrudin, saat ini pihaknya sedang mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi terkait pasal yang menjerat kliennya tersebut. 

Penulis : Angela Winda



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
12:26
GEMPA BERMAGNITUDO 5,2 YANG GUNCANG WILAYAH LAUT BANDA PADA MINGGU PAGI TAK BERPOTENSI TSUNAMI   WAGUB JABAR UU RUZHANUL ULUM: KEPUTUSAN "LOCKDOWN" MERUPAKAN KEWENANGAN DARI PEMERINTAH PUSAT   WAGUB JABAR UU RUZHANUL ULUM INGATKAN BUPATI & WALI KOTA TAK BUAT KEPUTUSAN "LOCKDOWN" SECARA SEPIHAK   DPRD KABUPATEN CIANJUR DORONG PEMDA TERAPKAN "LOCKDOWN" UNTUK CEGAH PENULARAN VIRUS KORONA   CEGAH PENULARAN KORONA, PEMPROV GORONTALO AKAN LARANG WNA MASUK DAN KELUAR MULAI 31 MARET 2020   MABES POLRI PERINTAHKAN JAJARANNYA MELAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN MASSAL UNTUK CEGAH VIRUS KORONA   PALANG MERAH INDONESIA MELAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN MASSAL DI 6.839 TITIK DI WILAYAH INDONESIA   OPERASIONAL TERMINAL 1 DAN 2 BANDARA SOEKARNO-HATTA DIBATASI SEMENTARA KARENA DAMPAK VIRUS KORONA   CEGAH PENYEBARAN KORONA, PEMKAB LEBAK MINTA KRL HINGGA BUS ANTARKOTA ANTARPROVINSI TAK BEROPERASI SEMENTARA   DINAS KESEHATAN SEBUT JUMLAH PASIEN POSITIF VIRUS KORONA DI KALIMANTAN TIMUR BERTAMBAH JADI 17 ORANG   PEMPROV SUMBAR TERAPKAN KEBIJAKAN PEMBATASAN SELEKTIF BAGI PERANTAU UNTUK CEGAH VIRUS KORONA   KAPOLDA METRO JAYA IMBAU WARGA TAK TINGGALKAN JAKARTA UNTUK MUDIK LEBIH AWAL KE KAMPUNG HALAMAN   CEGAH PENULARAN KORONA, MUI SARANKAN PEMERINTAH SEGERA REALOKASI ANGGARAN HINGGA "LOCKDOWN"   WALI KOTA JAKBAR RUSTAM EFFENDI: 39 ODP YANG DIISOLASI DI MASJID TAMAN SARI DIPINDAHKAN KE WISMA ATLET KEMAYORAN