HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Potongan Rambut Tidak Rapih, Seorang Siswa Dianiaya oleh Guru

Kamis, 20 Februari 2020 | 18:32 WIB

CIAMIS, KOMPAS.TV - Seorang siswa kelas 3 Madrasah Tsanawiyah di Ciamis, Jawa Barat, diduga dianiaya oleh guru sekolahnya. 

Kekerasan dipicu gara-gara potongan rambut korban tidak rapih dan tidak sesuai aturan sekolah.

Korban yang didampingi orangtuanya melaporkan kejadian dugaan penganiayaan ini ke komisi perlindungan anak indonesia tasikmalaya pada rabu kemarin (19/02/2020).

Korban membawa sejumlah foto luka di beberapa bagian tubuhnya, akibat penganiayaan yang diterima oleh guru di sekolah.

Penganiayaan terjadi pada hari Sabtu (15/01/2020).

Korban yang datang ke sekolah ditegur oleh guru karena memiliki potongan rambut yang tak rapih, dan dianggap tidak sesuai dengan peraturan sekolah.

Guru itu langsung marah dan menegur korban dengan cara kekerasan.

Rambut korban bahkan dipotong paksa oleh terduga pelaku, di depan teman-temannya.

Ketua KPAID kabupaten tasikmalaya, Ato Rinanto akan mendampingi dan memberi perlindungan hukum korban dan melapor secara resmi ke Polres Ciamis
Sebab kejadian terjadi di lingkungan sekolah yang masuk wilayah Kabupaten Ciamis.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA

Ngopi

Jaga Jarak, Jaga Diri - NGOPI (Bag2)

Rabu, 1 April 2020 | 18:05 WIB
Ngopi

Jaga Jarak, Jaga Diri - NGOPI (Bag4)

Rabu, 1 April 2020 | 18:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
18:24
ADA 1.677 KASUS POSITIF KORONA DI INDONESIA, 103 DI ANTARANYA TELAH DINYATAKAN SEMBUH   WHITE HORSE GROUP BEKERJA SAMA DENGAN KEMENPAREKRAF SIAPKAN 6 BUS ANTAR-JEMPUT TENAGA MEDIS VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH SATU VISI DALAM MENANGANI PANDEMI VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKOWI PASTIKAN FASILITAS ISOLASI DI PULAU GALANG, BATAM, BEROPERASI PADA 6 APRIL 2020   WAKIL BUPATI LUWU TIMUR, SULSEL, IRWAN BACHRI SYAM SUMBANGKAN SELURUH GAJINYA UNTUK TANGGULANGI KORONA   OJK INGATKAN KEPADA INDUSTRI KEUANGAN TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN ATAS KONDISI YANG TERJADI AKIBAT KORONA   MENKEU SRI MULYANI SUNTIK DANA RP 3 TRILIUN KE BPJS KESEHATAN UNTUK BISA SEGERA BAYAR TAGIHAN RS   KEMENTERIAN ESDM: PELANGGAN LISTRIK PRABAYAR GOLONGAN 450 VA & 900 VA AKAN DAPAT TOKEN GRATIS SELAMA 3 BULAN KE DEPAN   DITLANTAS POLDA METRO JAYA UNDUR WAKTU PENYERAHAN BARANG BUKTI TILANG KE KEJARI DKI AKIBAT ADA PANDEMI KORONA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SEDIAKAN "RAPID TEST" KORONA DI PUSKESMAS DAN RSUD DI PULAU PRAMUKA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SIAPKAN DUA PULAU SEBAGAI TEMPAT ISOLASI PASIEN KORONA   DOKTER SPESIALIS PARU ERLINA BURHAN INGATKAN MASYARAKAT TIDAK "PANIC BUYING" BELI MASKER DI TENGAH PANDEMI KORONA   MENSOS JULIARI BATUBARA: PROGRAM BANTUAN SOSIAL SELAMA PANDEMI KORONA SEGERA DISALURKAN   PRESIDEN JOKOWI DIGUGAT OLEH KELOMPOK PEDAGANG ECERAN KARENA DIANGGAP LALAI ANTISIPASI PANDEMI VIRUS KORONA