HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Lewat TikTok, Lagu Bagaikan Langit Viral dan Mendunia

Senin, 17 Februari 2020 | 18:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tantangan bermain TikTok kembali menghebohkan jagat dunia media sosial. 

Dari yang menghibur dan banyak diikuti oleh kalangan selebritas dalam dan luar negeri, hingga munculnya sebuah tantangan yang membahayakan. 

Memasuki 2020, pengembang aplikasi TikTok selalu menambah fitur aplikasi menarik setiap bulannya.

Selain para pengguna bisa mengekspresikan diri, para pengguna juga bisa narsis, menari, menyanyi, atau hanya sekadar lip-sync. 

TikTok juga memungkinkan pengguna bisa membuat video dengan durasi singkat dan kemudian membagikan di sosial media.

Berdasarkan data statistiknya, hampir 75 persen penggunanya berusia di atas 24 tahun, sedangkan sisanya 25 persen antara usia 35-65 tahun.

Selain para penggunanya menampilkan wajah-wajah yang terkenal, baru-baru ini banyak musik yang digunakan juga berasal dari Indonesia.

Salah satunya lagu Bagaikan Langit ciptaan Melly Goeslaw.

Lagu Melly ini sudah banyak digunakan oleh para pengguna TikTok untuk mengunggah video dengan tantangan gerakan muka.

Dan tak hanya pengguna dari dalam negeri saja, tetapi selebritas dan atlet basket NBA juga menggunakan tantangan TikTok dengan lagu gubahan Melly Goeslaw ini.

Ialah aktor sekaligus Presenter Howie Mandel bersama dengan aktor Terry Crews.

Berusaha menunjukkan wajah jelek di sepanjang lagu Bagaikan Langit.

Video berdurasi 13 detik itu hingga kini sudah disukai lebih dari 450 ribuan orang dan mendapat lebih dari 4.000-an komentar.

Sedangkan para atlet NBA ini, PJ Washington dan Miles Bidges juga menggunakan lagu Bagaikan Langit dan sudah disukai oleh ratusan ribu orang.

Di balik keseruan tantangan TikTok, ternyata ada satu tantangan yang viral dan membahayakan para penggunanya yakni skullbreaker challenge.

Hanya dengan mendengar namanya saja sudah membuat banyak orang khawatir dan membahayakan.

Betapa tidak, tantangannya itu adalah membuat orang melompat yang kemudian dijegal dan terjatuh. 

Awalnya, tantangan ini berasal dari Venezuela dan viral di kalangan pelajar.

Beberapa pelajar diketahui malah berakhir di rumah sakit setelah menjalankan tantangan ini.  

Intinya jika seseorang terjatuh dengan kepala membentur lantai, ada risiko cedera pada kepala.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang dokter di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Hingga tantangan ini viral di media sosial, banyak sekolah-sekolah di seluruh dunia memberi peringatan pada murid-muridnya agar tidak melakukan tantangan ini.

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:12
ADA 1.677 KASUS POSITIF KORONA DI INDONESIA, 103 DI ANTARANYA TELAH DINYATAKAN SEMBUH   BACA E-PAPER KOMPAS GRATIS DARI RUMAH. GUNAKAN KODE KOMPASWFH, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/EPAPERKOMPAS   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH SATU VISI DALAM MENANGANI PANDEMI VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKOWI PASTIKAN FASILITAS ISOLASI DI PULAU GALANG, BATAM, BEROPERASI PADA 6 APRIL 2020   WAKIL BUPATI LUWU TIMUR, SULSEL, IRWAN BACHRI SYAM SUMBANGKAN SELURUH GAJINYA UNTUK TANGGULANGI KORONA   OJK INGATKAN KEPADA INDUSTRI KEUANGAN TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN ATAS KONDISI YANG TERJADI AKIBAT KORONA   MENKEU SRI MULYANI SUNTIK DANA RP 3 TRILIUN KE BPJS KESEHATAN UNTUK BISA SEGERA BAYAR TAGIHAN RS   KEMENTERIAN ESDM: PELANGGAN LISTRIK PRABAYAR GOLONGAN 450 VA & 900 VA AKAN DAPAT TOKEN GRATIS SELAMA 3 BULAN KE DEPAN   DITLANTAS POLDA METRO JAYA UNDUR WAKTU PENYERAHAN BARANG BUKTI TILANG KE KEJARI DKI AKIBAT ADA PANDEMI KORONA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SEDIAKAN "RAPID TEST" KORONA DI PUSKESMAS DAN RSUD DI PULAU PRAMUKA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SIAPKAN DUA PULAU SEBAGAI TEMPAT ISOLASI PASIEN KORONA   DOKTER SPESIALIS PARU ERLINA BURHAN INGATKAN MASYARAKAT TIDAK "PANIC BUYING" BELI MASKER DI TENGAH PANDEMI KORONA   MENSOS JULIARI BATUBARA: PROGRAM BANTUAN SOSIAL SELAMA PANDEMI KORONA SEGERA DISALURKAN   PRESIDEN JOKOWI DIGUGAT OLEH KELOMPOK PEDAGANG ECERAN KARENA DIANGGAP LALAI ANTISIPASI PANDEMI VIRUS KORONA