Kompas TV klik360 cerita indonesia

Disebut Lebih Berhasil dari Anies dan Jokowi, Ternyata Ini Solusi Ahok Atasi Banjir...

Sabtu, 6 Maret 2021 | 19:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Lembaga Survei Indo Barometer menyurvei isu permasalahan di DKI Jakarta, salah satunya penanganan banjir.

Hasilnya, mulai dari masa Jokowi (5 Oktober 2012-16 Oktober 2014), Basuki Tjahaja Purnama (16 Oktober 2014-9 Mei 2017), dan Anies Baswedan (16 Oktober 2017-sekarang), tak ada yang memuaskan.

Sebab, hasil persentase dari ketiga tokoh tersebut berada di bawah 50 persen.

Berikut persentase ketiga tokoh untuk masalah banjir:

  • Basuki Tjahaja Purnama (42%)
  • Joko Widodo (25%)
  • Anies Baswedan (4,1%)

Baca Juga: Beda Cara Ahok dan Anies Baswedan Atasi Banjir Jakarta

Berikut cara pengendalian banjir era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok):

-    Normalisasi sungai 

Normalisasi ini adalah langkah melebarkan sungai dengan cara memindahkan atau menggusur warga yang tinggal di bantaran sungai.

Setelah dipindahkan, pinggiran sungai itu kemudian dilakukan betonisasi.

Warga di bantaran sungai yang dipindah atau digusur kemudian dipindahkan ke rumah-rumah susun yang disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

-    Optimalisasi dan perbaikan pompa

Ahok juga menekankan perbaikan pompa-pompa yang rusak. Ahok meminta kepada camat dan lurah agar mengawasi pompa di wilayahnya. Hal itu ditekankan Ahok pada 2015. 

-    Pengendalian banjir lewat pembuatan situ, waduk, embung, dan kanal

Saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2014, di Gedung DPRD DKI, Senin (6/4/2015) Ahok mengklaim telah melakukan pengembangan situ hingga waduk.

"Pada program pembangunan prasarana dan sarana pengendali banjir telah dilaksanakan sejumlah kegiatan. Di antaranya pengembangan situ, waduk, embung dan kanal," kata Basuki.

-    Pembuatan sumur resapan hingga biopori

Di masa Ahok, Pemprov DKI juga telah melakukan persiapan pembangunan tanggul national Capital Integrated Coastal Development (NCICD), pembuatan 272 sumur resapan dan pembuatan 667.573 lubang biopori.

Ada pun sejumlah cara Ahok lainnya:

  • Menyiagakan pasukan oranye
  • Membangun tanggul
  • Memasang bronjong antara rumah warga dan sungai
  • Membersihkan sampah kabel

#Ahok #AniesBaswedan #BanjirJakarta

Penulis : Desy Hartini




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:06
BPBD AMBON, MALUKU, MINTA WARGA WASPADA DENGAN HUJAN LEBAT DI KOTA AMBON   AKTIVITAS WISATA GUNUNG BROMO TUTUP TOTAL SELAMA HARI RAYA NYEPI PADA 14 MARET 2021   BEA CUKAI JATENG SITA PAKAIAN BEKAS DAN KAIN IMPOR SENILAI RP 14,6 MILIAR YANG DIANGKUT KAPAL ILEGAL   BUPATI SERANG RATU TATU CHASANAH SEMBUH DARI COVID-19   PENELITI POLITIK LIPI SITI ZUHRO SEBUT KLB PARTAI DEMOKRAT ADALAH ANOMALI POLITIK DAN DEMOKRASI   DISHUB DKI JAKARTA SEBUT SANKSI TARIF PARKIR UJI EMISI AKAN DITERAPKAN DI MAL DAN PERKANTORAN   SBY SEBUT HASIL KLB DELI SERDANG, SUMUT, TIDAK SAH DAN TIDAK PENUHI PERSYARATAN   ANDI MALLARANGENG YAKIN MENKUMHAM YASONNA LAOLY TOLAK KEPENGURUSAN MOELDOKO DARI HASIL KLB DEMOKRAT   ANDI MALLARANGENG MEMBANTAH YANG TERJADI DI PARTAI DEMOKRAT MERUPAKAN MASALAH INTERNAL   DEMOKRAT CEMAS PRESIDEN JOKOWI RESTUI MANUVER MOELDOKO DI KLB   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 3.708 ORANG: 2.829 SEMBUH, 172 MENINGGAL DUNIA, 707 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: 6 MARET 2021, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 11.126.096 SPESIMEN   HINGGA 6 MARET 2021, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 66.525 ORANG   SATGAS COVID-19: JUMLAH PASIEN SEMBUH HARI INI BERTAMBAH 6.823 ORANG, TOTAL 1.189.510 ORANG