HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Dianggap Hina Jokowi, Dosen UNNES Diskors

Minggu, 16 Februari 2020 | 17:15 WIB

SEMARANG, KOMPASTV - Universitas Negeri Semarang melepas tugas sementara seorang dosen bernama Sucipto Hadi Purnomo karena dianggap menghina Presiden Jokowi.

Yang bersangkutan telah mengunggah tulisan di akun Facebook pada tanggal 10 Juni 2019.

Unggahan tersebut tertulis, ”Penghasilan anak-anak saya menurun drastis tahun ini. Apakah Ini Efek Jokowi yang terlalu asyik dengan Jan Ethes?”

Melalui Keputusan Rektor UNNES Nomor B/167/UN37/HK/2020, dosen tersebut dibebaskan sementara dari tugas jabatan dosen untuk menjalani pemeriksaan yang lebih intensif.

Baca Juga: Pemilik Akun Facebook Aida Konveksi Penghina Jokowi Ditangkap

Dikutip dari Kompas.com, skorsing Sucipto berlaku sejak 12 Februari 2020 hingga turunnya keputusan tetap.

Rektor Unnes Fathur Rokhman dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Unnes melalui tugas pokoknya Tridharma perguruan tinggi memiliki peran dalam meneguhkan peradaban bangsa Indonesia.

Lebih lanjut Fathur mengatakan, sebagai perguruan tinggi negeri, Unnes memiliki kewajiban untuk menjaga NKRI dan presiden sebagai simbol negara.

Jadi kalau ada dosen yang mengunggah konten menghina presiden, berarti yang bersangkutan tidak beradab.

Hal itu berdasarkan Pasal 218 ayat 1 RKHUP yang menjelaskan, setiap orang yang di muka umum menyerang kehormatan atau harkat dan martabat diri Presiden atau Wakil Presiden dapat dikenakan dipidana.

Ujaran kebencian dan penghinaan yang diunggah di media sosial juga melanggar UU RI No. 19 Tahun 2016 perubahan atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca Juga: Gelar Perkara Selesai, Nasib Penghina Risma di Tangan Penyidik

 

Penulis : Yuilyana



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
01:50
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   DINAS PARIWISATA NTB: 4.000 KARYAWAN HOTEL DAN RESTORAN DIRUMAHKAN KARENA SEPI PENGUNJUNG AKIBAT KORONA   DISBUDPAR JAWA BARAT: 575 HOTEL DI JABAR TUTUP SEMENTARA, 25.000 KARYAWAN DIRUMAHKAN AKIBAT KORONA   ISTRI DARI CAMAT BEKASI UTARA LUKMAN NULHAKIM BESERTA SOPIRNYA POSITIF TERINFEKSI KORONA   UNTUK BULAN APRIL, PESERTA PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) AKAN MENDAPAT BANTUAN DUA KALI LIPAT   KEMENKEU: JANGAN SAMPAI PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) GUNAKAN UANGNYA UNTUK BAYAR CICILAN   PEMERINTAH AKAN MENGGELONTORKAN RP 75 TRILIUN UNTUK PENANGANAN KORONA   DUA KOMISIONER OMBUDSMAN YANG DIRAWAT DI RS BRIMOB KELAPA DUA DEPOK DINYATAKAN SEMBUH DARI KORONA   SRI SULTAN HB X MENILAI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BELUM CUKUP SYARAT UNTUK AJUKAN PSBB   PEMKOT TANGERANG AJUKAN STATUS PSBB KE PEMPROV BANTEN   PEMERINTAH: JANGAN MELAKUKAN PERJALANAN KE MANA PUN DI TENGAH PANDEMI KORONA   PEMERINTAH: CUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN DENGAN AIR MENGALIR UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN KORONA   PEMERINTAH: FAKTOR PEMBAWA PENYEBARAN KORONA ADALAH MANUSIA