Kompas TV olahraga kompas sport

Manchester City Dilarang Ikut Kompetisi Eropa Selama Dua Musim

Sabtu, 15 Februari 2020 | 17:23 WIB
manchester-city-dilarang-ikut-kompetisi-eropa-selama-dua-musim
Leroy Sane, Kevin De Bruyne, dan David Silva merayakan gol Raheem Sterling di pertandingan Crystal Palace vs Manchester City pada 14 April 2019 (Sumber: AFP/ADRIAN DENNIS)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kabar tidak manis menghampiri Manchester City. Mereka dilarang mengikuti kompetisi klub Eropa selama dua musim karena ditemukan melakukan pelanggaran serius terhadap peraturan lisensi dan keuangan yang adil dari UEFA.

Sang juara bertahan Liga Premier Inggris ini pun juga dikenakan denda sebesar 30 juta euro atau sekitar Rp 444 miliar.

Manchester City mengatakan bahwa mereka kecewa, tetapi tidak terkejut, oleh keputusan prasangka dan akan mengajukan banding.

"Manchester City kecewa tetapi tidak terkejut dengan pengumuman oleh Adjudicatory Chamber UEFA. Klub selalu mengantisipasi kebutuhan terbaik untuk mencari badan hukum independen, untuk secara imparsial mempertimbangkan komprehensif bukti yang tidak terbantahkan tersebut untuk mendukung posisinya," kutip Manchester City di laman website resminya.

UEFA mengatakan bahwa Manchester City telah melanggar aturan dengan "melebih-lebihkan pendapatan sponsor di akunnya dan informasi keuntungan klubnya yang disampaikan ke UEFA di antara tahun 2012 dan 2016", serta menambahkan bahwa klub "gagal untuk bekerja sama dalam penyelidikan".

Dikabarkan bahwa Manchester City juga bisa menghadapi pengurangan poin di Liga Premier Inggris karena aturan Financial Fair Play atau FFP serupa, meskipun tidak persis sama seperti UEFA.

Editor : Christandi Super



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:35
ANDREA DOVIZIOSO BELUM PUNYA TIM BALAPAN MOTOGP MUSIM DEPAN USAI PUTUSANNYA TINGGALKAN DUCATI PADA AKHIR MUSIM 2020   MANTAN PRESIDEN KORSEL LEE MYUNG-BAK DIPERINTAHKAN KEMBALI KE PENJARA SETELAH MA BERI HUKUMAN PENJARA 17 TAHUN   TERUS MERUGI AKIBAT DAMPAK PANDEMI, BOEING BERENCANA PHK 7.000 KARYAWAN   JUMLAH KASUS KORONA DI JERMAN: 488.236 POSITIF, 336.688 SEMBUH, 10.288 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI PERANCIS: 1.280.215 POSITIF, 119.413 SEMBUH, 35.823 MENINGGAL DUNIA   PERANCIS AKAN BERLAKUKAN KEBIJAKAN KARANTINA ATAU PEMBATASAN WILAYAH SELAMA SATU BULAN KE DEPAN   PERANCIS DAN JERMAN KEMBALI MEMBERLAKUKAN PEMBATASAN WILAYAH UNTUK MENAHAN LAJU PENULARAN KORONA   KEMLU PASTIKAN TIDAK ADA WNI YANG MENJADI KORBAN PENUSUKAN DI NICE, PERANCIS   PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON, PM JEAN CASTEX, DAN MENTERI LAINNYA RAPAT DARURAT ATAS PENUSUKAN DI NICE   DUA ORANG TEWAS AKIBAT PENUSUKAN OLEH SEORANG TAK DIKENAL DI KOTA NICE, PERANCIS   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 18.298 POSITIF, 16.301 SEMBUH, 463 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 33.100 POSITIF, 27.508 SEMBUH, 1.720 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 35.607 POSITIF, 24.999 SEMBUH, 714 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 52.020 POSITIF, 45.937 SEMBUH, 3.740 MENINGGAL DUNIA