HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas pagi

Menarik! Data KPK Imam Nahrawi Terima Uang untuk Acara Buka Puasa Bersama Senilai Rp 200 Juta

Sabtu, 15 Februari 2020 | 10:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Periode 2014-2019, Imam Nahrawi menjalani persidangan perdananya untuk pembacaan dakwaan terkait dugaan suap untuk memuluskan dana hibah dari Pemerintanh kepada Komite Olaharaga Nasional Indonesia.

Dalam pembacaan dakwaan jaksa, Imam diduga menerima suap sebesar 11,5 miliar rupiah dari Mantan Sekjen Koni, Ending Fuad Hamidy dan Mantan Bendahara Koni, Johnny Awuy yang diterima bersama Asisten Pribadi Imam, Miftahul Ulum.

Suap ini dilakukan guna percepatan persetujuan dana hibah dari Koni ke Kemenpora.

Menanggapi pembacaan dakwaan ini, Imam Nahrawi, mengatakan bahwa dakwaan jaksa ini merupakan narasi fiktif.

Sebelumnya pada Kamis kemarin (12,2), Pengadilan Tipikor memanggil Sekretaris Menpora Gatot Sulistiantoro Dewa Broto sebagai saksi kasus Imam Nahrawi

Gatot menceritakan bahwa dirinya pernah diminta Imam Nahrawi untuk mundur dari jabatannya. Gatot mengatakan dirinya disuruh mundur lantaran Imam Nahrawi kesal tak mendapat pataka dari presiden saat pengukuhan Kontingen Indonesia di Istana Negara. 

Imam mengirim pesan via Whatsapp kepada Miftahul Ulum untuk meminta Gatot segera mundur dari jabatan.

Sebelumnya, Imam Nahrawi ditangkap KPK pada 27 September 2019 lalu.

KPK menetapkan Imam Nahrawi beserta asisten pribadinya, Miftahul Ulum sebagai tersangka kasus penyaluran dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia melalui Kemenpora tahun anggaran 2018.

Imam diduga menerima suap sebanyak 14,7 miliar rupiah melalui Miftahul selama rentang waktu 2014 hingga 2018 dan 11,8 miliar rupiah dari rentang waktu 2016 hingga 2018 sehingga total dugaan penerimaan suap Imam mencapai 26,5 miliar rupiah.

Editor : Merlion Gusti



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
21:17
PEMPROV BENGKULU BUAT APLIKASI E-NGADU UNTUK BERANTAS KORUPSI, IDENTITAS PELAPOR DIRAHASIAKAN   KPK MENGAPRESIASI PEMPROV JABAR DALAM MENETAPKAN DATA PENERIMA BANTUAN SOSIA TAHAP DUA   MENDESA ABDUL HALIM ISKANDAR MENYATAKAN 97 PERSEN DESA TELAH SALURKAN BLT DANA DESA   KEMENTERIAN PPPA: PAPARAN RADIKALISME DAN AJARAN TERORISME DAPAT MEMBUAT ANAK KELIRU PAHAMI AGAMA    KEMENKES: JUMLAH ANGGARAN INSENTIF TENAGA KESEHATAN SUDAH TEREALISASI SEBESAR RP 278 MILIAR    KEMENKES KLAIM TELAH MEMBERIKAN INSENTIF PADA 166.029 ORANG TENAGA KESEHATAN    DINKES JABAR MINTA ORANGTUA UTAMAKAN PENCEGAHAN KORONA TERHADAP ANAK SELAMA MASA "NEW NORMAL"   PSBB TRANSISI, PEMPROV DKI IZINKAN GELANGGANG REKREASI DAN OLAHRAGA BEROPERASI KEMBALI MULAI 12 JULI 2020   JAM OPERASIONAL TRANSPORTASI UMUM DI KOTA TANGERANG DIPERPANJANG DARI PUKUL 20.00 WIB MENJADI 22.00 WIB   HINGGA 8 JULI 2020, DINKES KOTA BEKASI MENYATAKAN DELAPAN RW MASIH BERADA DI ZONA MERAH KORONA   9 KARYAWAN POSITIF KORONA, PABRIK PENGOLAHAN KAYU DI PROBOLINGGO, JATIM, DITUTUP & 3.600 PEKERJA DIRUMAHKAN   PEMKOT JAKTIM AKAN TANDAI HEWAN KURBAN YANG TAK LAYAK DENGAN "PYLOX" WARNA MERAH   JELANG IDUL ADHA, PEMKOT JAKTIM IMBAU WARGA TAK POTONG HEWAN KURBAN DI WILAYAH ZONA MERAH KORONA   WAPRES MA'RUF AMIN NILAI PENDIDIKAN DARING SELAMA PANDEMI TAK OPTIMAL KARENA TERKENDALA JARINGAN INTERNET