HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Viral Kasus Bullying Siswi SMP di Purworejo, Ganjar Usulkan Sekolah Tersebut Ditutup?

Jumat, 14 Februari 2020 | 21:10 WIB

PURWOREJO, KOMPAS.TV - Video seorang siswi dipukuli oleh tiga siswa, di SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo, Jawa Tengah viral di media sosial.

Banyak pihak yang mengecam aksi kekerasan itu, termasuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo mengusulkan sekolah tempat terjadinya kekerasan dan perundungan itu ditutup atau dilebur dengan sekolah lain.

Ganjar curiga, SMP itu sebenarnya sudah tidak punya lagi kapasitas untuk menyelenggarakan pendidikan.

Sebelumnya, Polisi sudah menetapkan tiga siswa itu sebagai tersangka.

Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito menyebut jika peristiwa ini diduga dilatabelakangi sakit hati. Ketiga pelaku ini sakit hati karena dilaporkan oleh korban ke gurunya. 

Korban seringkali dimintai sejumlah uang oleh pelaku.

AKBP Rizal Marito juga menyebutkan saat ini sudah ada 8 saksi yang diperiksa termasuk orang tua korban dan guru. 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo, Ahmad mengatakan jika pelaku memang dikenal sebagai anak yang nakal.

Namun, Ahmad tidak setuju jika siswanya harus menjalani  proses hukum pidana. Ia berhadap kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca Juga: Ternyata Pelaku Perundungan di Purworejo adalah Siswa Pindahan!

Kini, kasus perundungan telah menjadi potret buram pendidikan.  

Semua pihak harus mencari cara menghentikan perundungan, sambil memastikan hak korban dan pelaku yang masih anak-anak khususnya aspek pendidikan dan rehabilitasi psikologis tetap terpenuhi.


 

Penulis : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
04:57
KOMNAS HAM: PENUNDAAN PILKADA 2020 BUKAN SOAL TEKNIS TAPI MENYANGKUT KESELAMATAN KESEHATAN DAN KEMANUSIAAN   AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: PEMIDANAAN PENGHINA PRESIDEN JUSTRU BISA TINGKATKAN JUMLAH ORANG MASUK PENJARA   KETUM PALANG MERAH INDONESIA JUSUF KALLA: RUMAH SAKIT PMI BOGOR, JAWA BARAT, SIAP TANGANI PASIEN VIRUS KORONA   PANDEMI VIRUS KORONA, KEMENPAN RB TUNDA PENDAFTARAN SEKOLAH KEDINASAN   MENTERI ERICK THOHIR: 35 RUMAH SAKIT BUMN SIAP TANGANI PASIEN VIRUS KORONA   MENTERI ERICK THOHIR HARAPKAN BUMN DAPAT PRODUKSI ALAT KESEHATAN TERMASUK VENTILATOR   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: VENTILATOR PORTABEL UNTUK TANGANI KORONA DIUJI KEMENTERIAN KESEHATAN   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: PENGEMBANGAN VAKSIN KORONA MINIMAL SATU TAHUN   KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI SIAPKAN 100.000 “RAPID TEST” VIRUS KORONA   IKATAN DOKTER INDONESIA USULKAN RSUD DEPOK DIDEDIKASIKAN KHUSUS UNTUK TANGANI PASIEN POSITIF KORONA   ATASI OVERKAPASITAS, KPK MINTA KEMENKUMHAM BENAHI TATA KELOLA LAPAS   PANGKOGABWILHAN I: 37.222 PEKERJA MIGRAN DI MALAYSIA TERCATAT PULANG SECARA MANDIRI KE INDONESIA   GUGUS TUGAS KORONA MINTA PEMDA TAK TUTUP JALAN SAAT TERAPKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR   MENDESA PDTT MINTA RELAWAN SOSIALISASIKAN PEMAKAMAN PASIEN POSITIF KORONA AGAR TIDAK DITOLAK WARGA