Kompas TV regional berita daerah

Razia Hotel di Hari Valentine

Jumat, 14 Februari 2020 | 18:31 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Petugas satuan polisi pamong paraja (Satpol PP) kota Banjarmasin Jumat (14/2/2020) pagi melakukan penindakan terhadap sejumlah pasangan penyewa kamar hotel yang kedapatan bukan merupakan pasangan sah suami istri.

Giat ini merupakan langkah pencegahan tindakan seksual di luar nikah yang kerap dilakukan bersamaan momen malam hari valentine atau valentine day yang jatuh setiap tanggal 14 februari.

Sebelumnya pada malam hari, petugas terlebih dulu mendatangi pihak hotel untuk memberikan sosialisasi dan peringatan agar tidak menerima tamu hotel yang bukan pasangan resmi atau sah suami-istri.

 

"Tadi malam bertepatan dengan malam valentine, makanya kami imbau seluruh pengelola hotel untuk tidak menerima pasangan di luar nikah", ujar Kabid Penertiban Umum Satpol PP dan Damkan Banjarmasin, Dany Matera.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk perwujudan kota Banjarmasin sebagai kota yang Baiman, Barasih wan Nyaman.

Penindakan akhirnya dilakukan pada pagi harinya sekitar pukul enam pagi dengan mendatangi kembali hotel-hotel yang telah diperingati tersebut.

hasilnya, ternayata masih banyak pengelola hotel yang tak mematuhi apa yang disampaikan oleh petugas sehingga sejumlah pasangan di luar nikah kedapatan menginap di sejumlah hotel tersebut.

Penggerebekan dilakukan Satpol PP dengan membuka dan memeriksa satu-persatu kamar hotel yang sedang disewa, dan meminta identitas para penghuni kamar.

Khusus bagi mereka yang kedapatan di dalam hotel merupakan lawan jenis, petugas meminta keterangan tambahan yaitu bukti nikah.

Para tamu hotel yang tidak dapat menunjukkan apa yang diminta petugas akhirnya dibawa untuk pendataan di kantor Satpol PP dan Damkar Kota Banjarmasin.

Di sebuah hotel kelas melati di jalan R.E Marthadinata, dari sejumlah tamu yang terjaring, seorang wanita yang tak diketahui namanya tampak memohon agar tidak dibawa petugas saat diketahui berdua dengan lawan jenis tanpa bisa menunjukkan bukti pasangan suami-istri.

Pasangan pria sempat keluar dari kamar terburu-buru seolah ingin melarikan diri dari petugas, iapun tak menggubris panggilan petugas yang memintanya berhenti.

namun sang pria terpaksa berhenti setelah dicegat oleh petugas yang berjaga di lobby depan, dan akhirnya digiring ke truk satpol pp bersama pasangan lain yang juga diamankan.

Pada giat kali ini, Puluhan personil dikerahkan terbagi dalam lima wilayah yaitu kecamatan banjarmasin barat, tengah, timur, utara dan selatan.

 

 

Setelah selesai mendatangi seluruh titik target, tamu hotel yang terjaring kemudian di bawa ke kantor satpol pp dan didata.

Sempat terjadi keributan saat salah seorang pria yang terjaring mencoba berontak dan menunjukkan sikap tidak kooperatif.

namun usai dimediasi oleh petugas Satpol PP Banjarnasin kondisi berangsur kondusif.

 

 

Editor : KompasTV Banjarmasin



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:34
JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 42.522.402 POSITIF, 28.691.126 SEMBUH, 1.148.490 MENINGGAL DUNIA   KEMENDAG DORONG EKSPOR PRODUK HALAL KE NEGARA YANG TAK TERGABUNG DALAM ORGANISASI KERJA SAMA ISLAM (OKI)   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PERKEMBANGAN INDUSTRI HALAL HARUS SEIRING DENGAN KEBIJAKAN PRO-UMKM   POLISI TETAPKAN 11 TERSANGKA PERUSAK KANTOR DPD NASDEM MAKASSAR SAAT DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO SEBUT ADA KEPALA DAERAH SENGAJA TIDAK TES KORONA AGAR TETAP DI ZONA HIJAU   DISHUB JATENG: POSKO PANTAU AKAN DIDIRIKAN DI EXIT TOL BREBES, GERBANG TOL KALIKANGKUNG, DAN SIMPANG BAWEN-AMBARAWA   ANTISIPASI LONJAKAN PENDATANG SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, DISHUB JATENG BUAT 3 POSKO PANTAU   PANTAU WARGA JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN, BUPATI SUMEDANG PASANG CCTV PEMANTAU DI 5 TITIK KERAMAIAN   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT TRANSAKSI DIGITAL MENINGKAT HINGGA 64% SELAMA PSBB   SELAMA PANDEMI, GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT 1 JUTA ORANG DI JAKARTA BEKERJA DARI RUMAH   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, BUPATI LEBAK TUTUP SELURUH LOKASI WISATA SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER   JELANG LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, PEJABAT SEMENTARA GUBERNUR JAMBI MINTA POS JAGA PERBATASAN DIAKTIFKAN   PANDEMI KORONA, MENKO POLHUKAM MAHFUD MD TEGASKAN PENANGANAN KESEHATAN DAN EKONOMI HARUS BERSAMAAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD INGATKAN DOKTER SELALU MENGEDEPANKAN INDEPENDENSI DALAM BERTUGAS