Kompas TV klik360 cerita indonesia

Panji Petualang hingga Bule Australia Matt Wright Belum Bisa Tangkap Buaya Berkalung Ban

Jumat, 14 Februari 2020 | 19:00 WIB

PALU, KOMPAS.TV - Hingga saat ini, belum ada yang dapat menangkap buaya berkalung ban. Buaya itu masih berkeliaran di Sungai Palu, Sulawesi Tengah.

Sejumlah cara telah dilakukan, termasuk memanggil para ahli satwa. Namun, hingga kini ban masih berada di leher buaya itu.

Mengutip dari Kompas.com, sejak 2016, Dinas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah telah mencoba untuk menyelamatkan dan melepaskan ban dari leher buaya tersebut.

Beberapa usaha di antaranya dengan jala yang diberi pemberat dan menggunakan kerangkeng. Namun, upaya itu tak berhasil.

Upaya melepaskan ban dari leher buaya terus dilakukan. Salah satunya datang dari Panji si Petualang.

Baca Juga: Aksi Polisi Berlatih Tangkap Buaya Berkalung Ban di Palu

Bersama timnya, Panji datang ke sungai Palu tahun 2018 untuk mencoba menangkap buaya tersebut. Namun, saat itu, Panji masih kesulitan menentukan cara menangkap buaya.

Hal itu karena selain arusnya deras, ada satu buaya lagi yang besarnya sama, juga sedang berjemur. Upaya Panji menangkap  buaya gagal dilakukan.

Dilansir dari Kompas.com, BKSDA Sulawesi Tengah menggelar sayembara untuk menangkap dan membebaskan buaya yang terjerat ban bekas di lehernya.

Menurut Kepala BKSDA Sulawesi Tengah, Hasmuni Hasmar, pihaknya kekurangan personel untuk menyisir sungai Palu hingga Teluk Palu.

Baca Juga: Penyelamatan Buaya Berkalung Ban, Polisi Air Sulawesi Tengah Jalani Pelatihan

Beberapa pihak sebenarnya sudah berinisiatif melakukan penyisiran. Namun, hingga saat ini belum berhasil.

Bahkan, pihak BKSDA berjanji juga akan memberi imbalan bagi masyarakat yang menangkap dan menyelamatkan buaya tersebut dari jeratan ban.

Namun, tak berselang lama, sayembara ditutup karena sepi peminat. BKSDA kemudian membentuk satgas untuk menangkap buaya tersebut.

Tim kemudian merancang strategi menangkap buaya, yaitu menggunakan harpun (sejenis tombak). Namun, upaya itu tidak juga berhasil.

Pada awal Februari 2020, BKSDA Sulawesi Tengah memanggil dua ahli satwa asal australia, Matthew Nicolas Wright and Chris Wilson.

Ia memang berpengalaman dalam pemindahan satwa liar yang masuk ke kawasan permukiman.

Di Palu, strategi penangkapan buaya dengan membuat perangkap ukuran panjang 4 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 1 meter.

Tim Satgas juga menyiapkan dua trap untuk menangkap dan melepaskan ban di leher buaya, tapi baru satu yang digunakan.

Namun, jebakan yang dipasang belum membuahkan hasil hingga Rabu (12/2/2020). 

#BuayaBan #Palu #MattWright

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA


Kriminal

Polisi Tangkap Joki CPNS di Medan

Senin, 28 September 2020 | 17:06 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
17:10
IDI MENILAI TES USAP MANDIRI PERLU DILAKUKAN UNTUK PERLUAS PELACAKAN COVID-19    MENKO BIDANG PEREKONOMIAN MENYATAKAN PEMERINTAH MENYIAPKAN RP 21,8 TRILIUN UNTUK PROSES VAKSINASI COVID-19    HINGGA 28 SEPTEMBER 2020, RS DARURAT WISMA ATLET RAWAT 4.636 PASIEN COVID-19   PRESIDEN JOKOWI SIAPKAN PERPRES VAKSIN COVID-19   KEPALA SATPOL PP JAKARTA PUSAT SEBUT PELANGGAN MASKER DI JAKPUS MENURUN PADA MINGGU KEDUA PSBB   PEMKOT DAN BAWASLU MATARAM, NTB, TANDA TANGANI MOU NETRALITAS ASN DALAM PILKADA   MENHUB BUDI KARYA SUMADI NILAI PT KAI BERKEMBANG IKUTI PERUBAHAN ZAMAN DENGAN PRINSIP "CUSTOMER ORIENTED"   PEMKOT BATAM BUKA FASILITAS ISOLASI MANDIRI VIP PASIEN COVID-19   KEMENKOP DAN UKM GULIRKAN PROGRAM MAGANG UNTUK CETAK WIRAUSAHA BARU   SATGAS COVID-19 GENCARKAN KAMPANYE PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT TAATI PROTOKOL KESEHATAN   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO USUL ACEH DAN BALI MASUK PROVINSI PRIORITAS PENANGANAN COVID-19   PEMERINTAH SIAPKAN TOWER 8 WISMA ATLET PADEMANGAN UNTUK ISOLASI PASIEN COVID-19 TANPA GEJALA   KPU KLAIM METODE KOTAK SUARA KELILING BISA JAMIN RAHASIA SUARA PEMILIH   KPU USUL METODE PEMUNGUTAN SUARA TAMBAHAN DI PILKADA BERUPA KOTAK SUARA KELILING