HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Anak Bupati Rokan Hilir Ditangkap Polisi Usai Aniaya Pemuda di Hadapan Pacar

Jumat, 14 Februari 2020 | 16:57 WIB
anak-bupati-rokan-hilir-ditangkap-polisi-usai-aniaya-pemuda-di-hadapan-pacar
Ilustrasi polisi menangkap pelaku penganiayaan. (Sumber: Pixabay)

KOMPAS TV - Ari Sumarna, seorang aparatur sipil negara atau ASN yang merupakan anak dari Bupati Rokan Hilir, Suyatno, terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib.

Pria berusia 33 tahun itu diketahui telah menganiaya seorang pemuda bernama Asep di Pekanbaru, Riau pada Kamis (13/2/2020).

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Awaluddin Syam, mengatakan motif penganiayaan yang dilakukan putra sulung Bupati Rokan Hilir itu dilatarbelakangi asmara.

Baca Juga: Viral Kasus Penganiayaan Siswi SMP, Ini Tanggapan Ganjar Pranowo

Kepada polisi, kata Awaluddin, Ari Sumarna mengaku cemburu karena pacarnya ditemukan sedang berduaan dengan korban.

Dalam kasus penganiayaan ini, Awaluddin mengungkapkan pelakunya tak hanya seorang. Tetapi ada dua orang. Diduga, ketiganya rekan-rekan pelaku Ari.

"Satu ditangkap inisial AR alias AS (anak Bupati Rohil). Dua pelaku masih DPO (daftar pencarian orang) inisial A dan B," kata Awaluddin pada wartawan, Jumat (14/2/2020).

Awaluddin menjelaskan, kasus penganiayaan oleh Ari Sumarna pada Kamis (13/2/2020) itu dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB. 

Lokasinya berada di halaman belakang sebuah hotel di Jalan HR Soebrantas, Kecamtan Tampan, Pekanbaru, Riau.

Menurut keterangan pelaku, Awaluddin menjelaskan, awalnya pelaku mendapat informasi kalau pacarnya berinisial RE sedang berduaan dengan seorang pria di sebuah hotel.

Atas informasi itu, pelaku dan dua temannya mendatangi hotel tersebut. Ternyata benar saja, pelaku menemukan pacarnya tengah bersama Asep.

Baca Juga: Suami Aniaya Istri Saat Mencari Rumput, Polisi : Motif Penganiayaan Masih Diselidiki

"Melihat hal demikian, pelaku langsung emosi dan kalut, sehingga melakukan pemukulan membabi buta terhadap korban," ujar Awaluddin.

Akibat pukulan pelaku, korban mengalami luka di bagian wajah, dahi dan kening. Melihat aksi penganiayaan itu, pacar pelaku sempat mencoba melerai, namun gagal.

Tak lama setelah kejadian itu, dua pegawai hotel datang melerainya dan mengamankan Ari Sumarna. Sedangkan dua pelaku lainnya kabur.

"Karyawan hotel menghubungi Polsek Tampan untuk melaporkan kejadian tersebut. Selanjutnya pelaku diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tutur Awaluddin.

Editor : Tito Dirhantoro




BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
22:30
PEMPROV BENGKULU BUAT APLIKASI E-NGADU UNTUK BERANTAS KORUPSI, IDENTITAS PELAPOR DIRAHASIAKAN   KPK MENGAPRESIASI PEMPROV JABAR DALAM MENETAPKAN DATA PENERIMA BANTUAN SOSIA TAHAP DUA   MENDESA ABDUL HALIM ISKANDAR MENYATAKAN 97 PERSEN DESA TELAH SALURKAN BLT DANA DESA   KEMENTERIAN PPPA: PAPARAN RADIKALISME DAN AJARAN TERORISME DAPAT MEMBUAT ANAK KELIRU PAHAMI AGAMA    KEMENKES: JUMLAH ANGGARAN INSENTIF TENAGA KESEHATAN SUDAH TEREALISASI SEBESAR RP 278 MILIAR    KEMENKES KLAIM TELAH MEMBERIKAN INSENTIF PADA 166.029 ORANG TENAGA KESEHATAN    DINKES JABAR MINTA ORANGTUA UTAMAKAN PENCEGAHAN KORONA TERHADAP ANAK SELAMA MASA "NEW NORMAL"   PSBB TRANSISI, PEMPROV DKI IZINKAN GELANGGANG REKREASI DAN OLAHRAGA BEROPERASI KEMBALI MULAI 12 JULI 2020   JAM OPERASIONAL TRANSPORTASI UMUM DI KOTA TANGERANG DIPERPANJANG DARI PUKUL 20.00 WIB MENJADI 22.00 WIB   HINGGA 8 JULI 2020, DINKES KOTA BEKASI MENYATAKAN DELAPAN RW MASIH BERADA DI ZONA MERAH KORONA   9 KARYAWAN POSITIF KORONA, PABRIK PENGOLAHAN KAYU DI PROBOLINGGO, JATIM, DITUTUP & 3.600 PEKERJA DIRUMAHKAN   PEMKOT JAKTIM AKAN TANDAI HEWAN KURBAN YANG TAK LAYAK DENGAN "PYLOX" WARNA MERAH   JELANG IDUL ADHA, PEMKOT JAKTIM IMBAU WARGA TAK POTONG HEWAN KURBAN DI WILAYAH ZONA MERAH KORONA   WAPRES MA'RUF AMIN NILAI PENDIDIKAN DARING SELAMA PANDEMI TAK OPTIMAL KARENA TERKENDALA JARINGAN INTERNET