Kompas TV nasional sapa indonesia

Terungkap! Sindikat Mafia Tanah Disikat Polisi

Jumat, 14 Februari 2020 | 11:30 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Sindikat jual beli rumah mewah berdokumen palsu terungkap.
 
Para anggota sindikat ini mampu menikmati uang 11 Miliar Rupiah. pelaku memalsukan dokumen seperti sertifikat tanah dan KTP elektronik dari pemilik rumah seharga 70 miliar Rupiah.

Polda Metro Jaya telah menangkap delapan tersangka. Satu di antaranya sudah ditahan di Lapas Cipinang, Jakarta Timur.

Dalam modusnya, sindikat ini berpura-pura membeli rumah mewah yang akan dijual. Setelah sepakat pelaku menukar sertifikat kepemilikan asli dengan sertifikat palsu yang telah disediakan.

Bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil polisi juga mengungkap keterlibatan orang dalam.

Salah satu pelaku merupakan oknum honorer ditjen kependudukan dan pencatatan sipil kementerian dalam negeri. Oknum tersebut memalsukan data KTP elektronik korban agar sertifikat yang dipalsukan seolah-olah valid dan terdaftar di dukcapil. Tak hanya itu, para pelaku juga menghadirkan notaris palsu untuk dijaminkan ke pihak lain.

Calon pembeli rumah harus waspada dengan modus pemalsuan sertifikat tanah dan KTP elektronik. Pasalnya sindikat mafia tanah tak segan-segan menipu baik pemilik rumah maupunpenjamin atau pihak lain. Bagaimana kasus seperti ini akhirnya terungkap? Dan bagaimana agar pemalsuan dokumen seperti ini tak terulang?

Editor : edika ipelona



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:13
KPU MAKASSAR BATASI SUMBANGAN DANA KAMPANYE BAGI PASLON MAKSIMAL RP 95,6 MILIAR   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO PASTIKAN NETRALITAS TNI DALAM PILKADA 2020   LPSK SIAP BERIKAN PERLINDUNGAN KEPADA SAKSI KASUS PENEMBAKAN PENDETA DI PAPUA    POLRES EMPAT LAWANG, SUMSEL, GAGALKAN PENYELUNDUPAN 748 KILOGRAM GANJA KERING ASAL ACEH   KEMDIKBUD MINTA PESERTA DAN TENAGA PENDIDIK LAPOR PADA SEKOLAH JIKA BELUM DAPATKAN KUOTA INTERNET    GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO SEBUT SUDAH TAK ADA ZONA MERAH COVID-19 DI JAWA TENGAH   CEGAH PENULARAN COVID-19 DI KALANGAN LANSIA, PEMKOT SURABAYA BERI ALAT PENGUKUR KADAR OKSIGEN DAN VITAMIN KE LANSIA   WAPRES MA'RUF AMIN: PEMUKA AGAMA BERPERAN PENTING CEGAH PENULARAN COVID-19   KETUA BAWASLU SEBUT PILKADA DI TENGAH PANDEMI KORONA TIDAK MUDAH   KASUS COVID-19 MELONJAK, PEMKAB LEBAK BERENCANA TERAPKAN PSBB MULAI 1-20 OKTOBER 2020   PEMPROV BANGKA BELITUNG TERBITKAN KEBIJAKAN LARANGAN ISOLASI MANDIRI PASIEN COVID-19 CEGAH KLASTER KELUARGA   KEPALA SATPOL PP JAKARTA PUSAT SEBUT PELANGGAN MASKER DI JAKPUS MENURUN PADA MINGGU KEDUA PSBB   KETUA KOMITE PENANGANAN COVID-19: TINGKAT KETERISIAN TEMPAT TIDUR RS COVID-19 SECARA NASIONAL CAPAI 46,29 PERSEN    KETUA SATGAS COVID-19: BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN USUL HARGA STANDAR TES USAP RP 797.000