HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Ini Dia Sedotan Bambu Asal Madiun yang Menembus Pasar Eropa

Jumat, 14 Februari 2020 | 08:50 WIB
Sedotan Bambu Ramah Lingkungan dari Madiun (Sumber: Kompas TV Madiun)

 

MADIUN, KOMPAS.TV - Sedotan bambu karya perajin di Madiun, Jawa Timur menjadi rebutan pasar ekspor di Asia dan Eropa.

Sedotan ini ramah lingkungan.

Selain itu, serat pada bambu berkhasiat untuk menyaring radikal bebas pada minuman.

Sedotan bambu ini diproduksi oleh Fahmi, perajin asal Madiun bersama 4 orang temannya.

Ia memproduksinya sendiri dengan memanfaatkan ruang kosong di rumahnya.

Bambu yang ia gunakan adalah bambu jenis apus, yang tentunya dapat ia temukan dengan mudah di lereng Gunung Wilis.

Menurutnya, membuat sedotan bambu tidak sulit.

Bambu yang sudah dikeringkan, dipotong dengan ukuran panjang 20-24 cm dengan alat pemotong kayu yang sudah dimodifikasi.

Setelah dipotong, kulit bambu kemudian dihaluskan untuk menghilangkan kotoran dari alam dan menampakkan serat kulit luar bambu.

Bekas potongan pada dua ujung bambu dan lubang bambu juga dibersihkan dengan amplas yang digerakkan mesin bor.

Dalam sebulan, Fahmi mampu menhasilkan 30.000 sedotan bambu.

Di luar negeri, harga per batang sedotan adalah 1 dolar di negara masing-masing.

Dalam sebulan, Fahmi dapat mencapai omset hingga 90 juta rupiah.

Sementara di negeri sendiri, harga sedotan bambu adalah 2.000 rupiah.

Menurutnya, sedotan bambu lebih diminati di luar negeri karena lebih ramah lingkungan dan mereka lebih peduli akan alam.

Penulis : Angela Winda



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
13:36
PEMERINTAH ITALIA PERPANJANG “LOCKDOWN” HINGGA 13 APRIL 2020   PT KAI: DAMPAK VIRUS KORONA, PENUMPANG KERETA API DI SUMATERA UTARA TURUN HINGGA 60 PERSEN   GELAR RESEPSI PERNIKAHAN SAAT PANDEMI VIRUS KORONA, KAPOLSEK KEMBANGAN DICOPOT   PANTAU KESEHATAN PEMUDIK, PEMKAB MADIUN DIRIKAN POSKO PEMERIKSAAN KORONA DI STASIUN DAN TERMINAL CARUBAN   DINAS KOMUNIKASI INFORMASI DAN STATISTIK RIAU: 4.444 TKI DARI MALAYSIA MASUK INDONESIA LEWAT RIAU   PANDEMI KORONA, KKP MINTA AKSES PENGIRIMAN SARANA PRODUKSI & LOGISTIK DI BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN TAK DIBATASI   PEMPROV SULAWESI SELATAN SIAPKAN LAHAN DI GOWA KHUSUS UNTUK TEMPAT PEMAKAMAN JENAZA PASIEN VIRUS KORONA   WALI KOTA JAKARTA BARAT: 144 JEMAAH YANG DIISOLASI DI MASJID JAMI, KEBON JERUK, TAK ADA YANG MEMILIKI GEJALA KORONA   JUBIR PENANGANAN VIRUS KORONA: PEMERIKSAAN DENGAN MESIN TB-TCM DIPRIORITASKAN DI DAERAH YANG BANYAK KASUS KORONA   GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA: RSUD TONGAS, PROBOLINGGO, JADI RUJUKAN PASIEN KORONA   BELUM BERSTATUS PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR, PEMPROV DKI BELUM STOP TRANSPORTASI DARI DAN KE JAKARTA   KEPALA IMIGRASI: WNA DILARANG MASUK KE INDONESIA, PENJAGAAN PELABUHAN DAN BANDARA DI BATAM DIPERKETAT   CEGAH PENYEBARAN KORONA, ANGKASA PURA II: BANDARA SOEKARNO-HATTA BERLAKUKAN LARANGAN KEDATANGAN WNA   PBNU MINTA MASYARAKAT JANGAN TOLAK PEMAKAMAN PASIEN POSITIF KORONA YANG MENINGGAL