HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Gelaran Formula E, Prasetyo Edi Sebut Anies Baswedan Lakukan Pembohongan Publik

Jumat, 14 Februari 2020 | 00:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tarik ulur izin gelaran Formula E di area Monas  memasuki babak baru.

Setelah mendapatkan izin dari Kementerian Sekretariat Negara, selaku Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka, hari ini (13/02/2020) Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mendatangi Setneg.

Prasetyo menuding Pemprov memanipulasi rekomendasi penggunaan Monas untuk balapan Formula E.

Bak lintasan balap yang tak selalu lurus, rencana gelaran Formula E di area Monas, juga berliku.

Yang terbaru, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyebut ada pembohongan publik yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Prasetyo mendatangi kantor Sekretariat Negara karena menduga ada manipulasi yang dilakukan Pemprov DKI terkait rekomendasi dari tim Ahli Cagar Budaya DKI Jakarta yang disebut Ketua Tim Mundardjito tak pernah diberikan.

Saat datang ke Setneg, Prasetyo Edi didampingi Ketua Tim Ahli Cagar Budaya DKI Jakarta Mundardjito.

Padahal baru saja Kementerian Sekretariat Negara selaku Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka akhirnya mengizinkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar balap mobil listrik, Formula E di area Monas.

Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta Saefullah mengatakan, alasan Gubernur Anies Baswedan tetap memilih Monas karena monumen itu mewakili Negara dan harus ditonjolkan dalam penyelenggaraan acara berkelas internasional.

Izin dikeluarkan hanya dua hari setelah penegasan Monas tak diperkenankan sebagai sirkuit balap karena bagian dari situs Cagar Budaya.

Kini dalam beberapa hari ke depan, PT Jakarta Propertindo sebagai panitia penyelengga bakal mempersiapkan infrastruktur balapan mobil Formula E.

Rencananya, panjang lintasan untuk ajang balap ini sejauh 2,6 kilometer dan bakal melewati Monas sisi selatan yang saat ini sedang direvitalisasi.

Terlepas dari tarik ulur izin, Pemprov DKI menargetkan infrastrukstur beres tepat waktu pada penyelenggaraan balapan 6 Juni mendatang.

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
16:45
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB    JUMLAH KASUS KORONA DI KALIMANTAN SELATAN: 22 POSITIF KORONA, 0 SEMBUH, 0 MENINGGAL DUNIA    JUMLAH KASUS KORONA DI KALIMANTAN TIMUR: 32 POSITIF KORONA, 4 SEMBUH, 1 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI PAPUA: 38 POSITIF KORONA, 3 SEMBUH, 2 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA: 41 POSITIF KORONA, 6 SEMBUH, 7 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI BALI: 49 POSITIF KORONA, 18 SEMBUH, 2 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI SUMATERA UTARA: 59 POSITIF KORONA, 0 SEMBUH, 4 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 127 POSITIF KORONA, 21 SEMBUH, 6 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 140 POSITIF KORONA, 14 SEMBUH, 22 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 196 POSITIF KORONA, 46 SEMBUH, 16 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI BANTEN: 212 POSITIF KORONA, 7 SEMBUH, 18 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 365 POSITIF KORONA, 17 SEMBUH, 35 MENINGGAL DUNIA   ADA 1.470 KASUS POSITIF KORONA DI JAKARTA, TERTINGGI DI INDONESIA