HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Advokat PDIP Mengaku Pernah Dititipkan Uang 400 Juta Buat Wahyu Setiawan

Rabu, 12 Februari 2020 | 23:54 WIB
advokat-pdip-mengaku-pernah-dititipkan-uang-400-juta-buat-wahyu-setiawan
Penyidik KPK memeriksa bekas Caleg PDIP Donny Tri Istiqomah, Rabu (12/2/2020). Donny diperiksa dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR 2019-2024. (Sumber: TRIBUNNEWS/ILHAM RIAN)

JAKARTA, KOMPASTV - Advokat PDI Perjuangan, Donny Tri Istiqomah diperiksa penyidik KPK terkait kasus dugaan suap penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR 2019-2024.

Donny diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Donny merupakan salah satu pihak yang ikut diamankan KPK saat OTT yang menyeret Wahyu Setiawan sebagai tersangka kasus dugaan suap PAW anggota DPR dari PDIP.

Usai pemeriksaan, Donny mengaku pernah menerima titipan uang sebesar Rp400 juta dari seseorang bernama Kusnadi. Kusnadi diketahui staf PDIP dan pernah diperiksa KPK sebagai saksi tersangka Saeful pada 24 Januari lalu.

Baca Juga: Usai Diperiksa KPK, Wahyu Setiawan Buka-bukaan soal Hasto dan Harun Masiku

Menurut Donny, sejauh yang diketahuinya uang tersebut berasal dari Harun Masiku. Ia mengelak jika uang Rp400 juta dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

"Yang Saya tahu saya titipin dari Kusnadi sebesar 400 untuk Saiful sudah terkonfirmasi Kusnadi itu uangnya dari Pak Harun," ujarnya di gedung Merah Putih KPK, Rabu (12/2/2020).

Donny pernah dipanggil KPK pada 21 Januari 2020. Dalam konstruksi perkara suap PAW anggota DPR daeri PDI, Caleg PDIP Dapil Jawa Timur IV ini pernah diperintahkan oleh salah satu pengurus DPP PDIP mengajukan gugatan uji materi pasal 54 peraturan KPU Nomor 3 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu ke Mahkamah Agung.

Penulis : Johannes Mangihot

1
2



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
13:59
PEMERINTAH ITALIA PERPANJANG “LOCKDOWN” HINGGA 13 APRIL 2020   PT KAI: DAMPAK VIRUS KORONA, PENUMPANG KERETA API DI SUMATERA UTARA TURUN HINGGA 60 PERSEN   GELAR RESEPSI PERNIKAHAN SAAT PANDEMI VIRUS KORONA, KAPOLSEK KEMBANGAN DICOPOT   PANTAU KESEHATAN PEMUDIK, PEMKAB MADIUN DIRIKAN POSKO PEMERIKSAAN KORONA DI STASIUN DAN TERMINAL CARUBAN   DINAS KOMUNIKASI INFORMASI DAN STATISTIK RIAU: 4.444 TKI DARI MALAYSIA MASUK INDONESIA LEWAT RIAU   PANDEMI KORONA, KKP MINTA AKSES PENGIRIMAN SARANA PRODUKSI & LOGISTIK DI BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN TAK DIBATASI   PEMPROV SULAWESI SELATAN SIAPKAN LAHAN DI GOWA KHUSUS UNTUK TEMPAT PEMAKAMAN JENAZA PASIEN VIRUS KORONA   WALI KOTA JAKARTA BARAT: 144 JEMAAH YANG DIISOLASI DI MASJID JAMI, KEBON JERUK, TAK ADA YANG MEMILIKI GEJALA KORONA   JUBIR PENANGANAN VIRUS KORONA: PEMERIKSAAN DENGAN MESIN TB-TCM DIPRIORITASKAN DI DAERAH YANG BANYAK KASUS KORONA   GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA: RSUD TONGAS, PROBOLINGGO, JADI RUJUKAN PASIEN KORONA   BELUM BERSTATUS PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR, PEMPROV DKI BELUM STOP TRANSPORTASI DARI DAN KE JAKARTA   KEPALA IMIGRASI: WNA DILARANG MASUK KE INDONESIA, PENJAGAAN PELABUHAN DAN BANDARA DI BATAM DIPERKETAT   CEGAH PENYEBARAN KORONA, ANGKASA PURA II: BANDARA SOEKARNO-HATTA BERLAKUKAN LARANGAN KEDATANGAN WNA   PBNU MINTA MASYARAKAT JANGAN TOLAK PEMAKAMAN PASIEN POSITIF KORONA YANG MENINGGAL