Kompas TV nasional kompas petang

Pemerintah Putuskan Tidak Pulangkan Anggota ISIS Asal Indonesia

Kamis, 13 Februari 2020 | 07:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Keputusan pemerintah untuk tidak memulangkan anggota ISIS asal Indonesia, menurut pimpinan DPR, sudah tepat dan sesuai aturan yang ada.

Wakil Ketua DPR RI, Aziz Syamsuddin, mengatakan keputusan untuk tidak memulangkan anggota ISIS asal Indonesia sepenuhnya adalah kewenangan pemerintah.

Menurut Azis, langkah yang telah diambil pemerintah ini tidak menyalahi aturan soal kewarganegaraan.

Namun Azis memberikan catatan soal nasib anak-anak anggota ISIS asal Indonesia.

Pemerintah, menurut Menko Polhukam, Mahfud MD, juga telah menyiapkan penjagaan dan mengantisipasi di seluruh pintu masuk Indonesia, yang dicurigai akan dimanfaatkan oleh anngota ISIS asal Indonesia.

Setelah menolak pemulangan anggota ISIS asal Indonesia.

Pemerintah, menurut Menko Polhukam, Mahfud MD, juga telah menyiapkan penjagaan dan mengantisipasi di seluruh pintu masuk Indonesia, yang dicurigai akan dimanfaatkan oleh anggota ISIS asal Indonesia.

Setelah bertemu dengan pengurus Nahdlatul Ulama, Menteri Luar Negeri Negeri, Retno Marsudi menemui Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Sejumlah hal dibahas termasuk penanganan anggota ISIS asal Indonesia.

Penulis : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:56
PRESIDEN FILIPINA RODRIGO DUTERTE SEBUT METRO MANILA MASIH DIKARANTINA HINGGA AKHIR 2020   AMAZON WEB SERVICE BERENCANA MEMBANGUN DATA "CENTER" DI INDONESIA PADA 2021   AMAZON WEB SERVICE SEBUT INDONESIA BERPOTENSI JADI PASAR LAYANAN "CLOUD" BERSKALA BESAR   KENA OTT KPK, KEKAYAAN BUPATI BANGGAI LAUT, SULAWESI TENGAH, WENNY BUKAMO, MENCAPAI RP 5,43 M   OTT BUPATI BANGGAI LAUT WENNY BUKAMO, KPK JUGA TANGKAP PIHAK SWASTA   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS ANCAM PIDANA PIHAK YANG HALANGI PROSES HUKUM RIZIEQ SHIHAB   SATGAS COVID-19 KOTA BOGOR BELUM TERIMA HASIL TES USAP KORONA RIZIEQ SHIHAB   PGRI MENILAI HARUS ADA SANKSI BAGI GURU DAN PEGAWAI MAN 22 PALMERAH YANG BERWISATA KE YOGYAKARTA DI TENGAH PANDEMI   POLDA METRO JAYA USUT PEMBUAT VIDEO AJAKAN JIHAD DALAM AZAN YANG VIRAL DI MEDIA SOSIAL   PENYIDIK POLDA METRO JAYA AKAN JADWALKAN KEMBALI PEMANGGILAN TERHADAP TERSANGKA KASUS DUGAAN MAKAR, EGGI SUDJANA   FITRA MENILAI ANGGOTA DPRD DKI JAKARTA TAK BEREMPATI ATAS USULAN KENAIKAN GAJI DI TENGAH PANDEMI   SATGAS COVID-19 PAPUA SEBUT PEMERINTAH PUSAT KELIRU SAMPAIKAN DATA KORONA DI PAPUA KARENA MASALAH SISTEM   SATGAS COVID-19 AJAK MASYARAKAT BEKERJA SAMA KENDALIKAN ANGKA PENULARAN KORONA   SATGAS COVID-19 SEBUT MASYARAKAT KIAN ABAI TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN