HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV kuliner cerita rasa

Mengenal Sejarah Kopi Mandailing yang Mendunia

Jumat, 14 Februari 2020 | 19:00 WIB

PADANG, KOMPASTV - Kopi arabika mandailing menjadi incaran dunia karena jumlahnya yang terbatas.

Karakter rasa yang lembut dengan tingkat keasaman medium disertai sensasi rasa buah-buahan, membuat cita rasa kopi mandailing selalu dirindukan pencinta kopi.

Kopi Arabika Mandailing atau oleh masyarakat internasional disebut Mandheling, diambil dari nama suku mayoritas di daerah Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Ada beberapa hal yang harus diketahui jika anda ingin mengembangbiakkan varian kopi terbaik ini.

Salah satunya yaitu kopi Mandheling dapat tumbuh dengan baik jika ditanam pada ketinggian sekitar 1200.

Untuk saat ini,varian Mandheling Arabika hanya bisa ditemukan di daerah dataran Mandailing.

Bahkan, tidak ada satupun daerah yang ada di Indonesia atau di dunia sekalipun yang menanam varian kopi yang satu ini.

Pengusaha ekspor biji kopi di Sumatera Utara mengaku kesulitan mencari biji kopi dari petani.

Padahal, harga kopi sudah lebih tinggi dari biasanya.

Berkurangnya pasokan kopi ini ditengarai berbagai faktor, mulai dari belum sepenuhnya petani mengelola kebunnya, bisa juga karena perubahan iklim.

Penulis : Dian Septina



BERITA LAINNYA

Berita Daerah

Bebaskan Sungai Bedadung Dari Sampah

Sabtu, 22 Februari 2020 | 12:56 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:51
DUTA BESAR TIONGKOK UNTUK ASEAN DENG XIJUN TEGASKAN WABAH VIRUS KORONA TAK PENGARUHI HUBUNGAN TIONGKOK-ASEAN   KORSEL MENGONFIRMASI 142 KASUS BARU VIRUS KORONA SEHINGGA TOTAL 346 ORANG DI NEGERI GINSENG TERINFEKSI KORONA   KEMENKOMINFO MENJARING 119 KONTEN HOAKS ATAUPUN DISINFORMASI SOAL KORONA DARI 23 JANUARI-20 FEBRUARI 2020   KEMENKOMINFO MINTA MASYARAKAT BIJAK DALAM MEMILAH DAN MEMILIH INFORMASI SOAL VIRUS KORONA DI DUNIA MAYA   BUPATI SAMOSIR, SUMUT, OPTIMISTIS TARGET WISATAWAN 2020 TERPENUHI DI TENGAH WABAH VIRUS KORONA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO PASTIKAN PENGUNGSI KORBAN BANJIR DI DESA KOSAMBI, KUDUS, AMAN    KEMENDIKBUD: REVISI UU 14 TAHUN 2005 TENTANG GURU DAN DOSEN SANGAT DIPERLUKAN   WAKIL PRESIDEN MA’RUF AMIN MINTA GURU BERADAPTASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0   PRESIDEN JOKO WIDODO: PERBAIKAN SARANA SEKOLAH PENTING UNTUK KEMBANGKAN SDM   MENTERI ERICK THOHIR SEBUT 130 BOS PERUSAHAAN BUMN MANGKIR DAN TAK SETORKAN RENCANA BISNIS 5 TAHUN KE DEPAN   BMKG PREDIKSI SEJUMLAH WILAYAH DI DKI JAKARTA AKAN MENGALAMI HUJAN LOKAL HARI INI   KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN: CUKAI MINUMAN BERPEMANIS TURUNKAN PERMINTAAN KARENA HARGA MAKIN MAHAL   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: KASUS JIWASRAYA TAK BOLEH DIBELOKKAN KE PERKARA PERDATA   KPK TEGASKAN PENGHENTIAN 36 KASUS DI TAHAP PENYELIDIKAN SUDAH SESUAI DENGAN UU